Breaking News:

Khusus Untuk Narapidana, Pemotong Rambut di Rutan Medaeng Hanya Bisa Pakai Gaya Rambut Rapi Tipis

Khusus Untuk Narapidana, Pemotong Rambut di Rutan Medaeng Hanya Bisa Pakai Gaya Rambut Rapi Tipis.

Penulis: Pradhitya Fauzi | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM/PRADHITYA FAUZI
Suasana kegiatan pangkas rambut di Ruang Bimbingan Kerja, Rutan Kelas I Surabaya di Medaeng, Sidoarjo, Minggu (27/1/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - "Krek, krek, krek," begitu suara gunting yang memangkas rambut seorang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Ruang Bimbingan Kerja (Bimker) Rutan Kelas I Surabaya di Medaeng, Sidoarjo pada Minggu (27/1/2019).

Ketika itu, seorang WBP bernama Sutrisna (39) tengah memangkas rambut rekan sesama narapidana.

Pria asal asal Cianjur, Jawa Barat (Jabar) itu mengatakan, setiap hari ia melakoni rutinitas sebagai tukang cukur sejak pukul 08.00 sampai 17.00 WIB.

Ada Bimbingan Kerja Jadi Pemotong Rambut di Rutan Medaeng Sidoarjo, Begini Aktivitasnya

Namun, ia melakukan kegiatan potong rambut itu tidak seorang diri, melainkan bersama dua rekannya.

Usai menyelesaikan pemangkasan rambut terhadap seorang pelanggan sesama narapidana, Sutrisna sempat berkeluh kesah.

Pria yang akrap disapa Trisna itu mengaku, ia juga pernah tak menerima pelanggan dalam sehari.

"Pelanggan yang dicukur kan sesama tahanan saja, kadang sehari tidak ada yang datang," pungkasnya, Minggu (27/1/2019).

Sekertaris Dinas BPPKAD Kabupaten Gresik Resmi Berstatus Tersangka dan Ditahan di Rutan Medaeng

Sutrisna menambahkan, beberapa tahun lalu, ketika WBP Rutan Kelas II-A Perempuan Surabaya di Medaeng, Sidoarjo masih diperbolehkan merawat rambut di tempatnya, ia mengaku cukup senang.

Sebab, ruang pelatihannya dipenuhi sejumlah pelanggan yang didominasi kaum hawa, sehingga menambah jumlah pelanggannya.

Sayangnya, saat ini rutan wanita dan pria telah dipisahkan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved