Sempat Dituding Persulit Perizinan Kapal, Susi Pudjiastuti akan Beberkan Nama-nama Kapal Tanpa Izin

Belum puas merepotkan nelayan luar negeri yang mencoba curi ikan di Indonesia, kini Susi Pudjiastuti berniat mempermalukan para nelayan tanpa izin

Sempat Dituding Persulit Perizinan Kapal, Susi Pudjiastuti akan Beberkan Nama-nama Kapal Tanpa Izin
SURYA/SRI WAHYUNIK
Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti meninjau bangunan pemecah ombak (break-water) di Pantai Pancer, Puger, Jember, Sabtu (24/11/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti kembali menyita perhatian masyarakat Indonesia.

Belum puas merepotkan nelayan-nelayan nakal luar negeri yang mencoba mencuri ikan di Indonesia, kini Susi Pudjiastuti berniat mempermalukan para nelayan nakal yang tak punya izin.

Susi Pudjiastuti berencana mengumumkan kepemilikan kapal ikan yang tak berizin ke publik. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menamai aksi itu dengan sebutan "naming and shaming" untuk kapal tersebut.

Rencananya kebijakan itu akan diberlakukan dalam waktu dekat.

(Penampilan Nyentrik Menteri Susi Pudjiastuti Hadiri Harlah Muslimat NU ke-73 di GBK, Lihat Fotonya!)

(Mini Jeep Varian Mid Engine dan Ramah Bagi Penyandang Disabilitas akan Dilepas di Pasaran Tahun Ini)

“Semua nama pemilik kapal, posisinya di mana, status, tangkapan berapa akan saya umumkan ke publik," ujar Susi dalam keterangan tertulis, Minggu (27/1/2019).

Susi mengatakan, hal ini dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan pemilik kapal perikanan terhadap prosedur yang telah diterapkan pemerintah.

Di samping itu, publik bisa mengawasi perusahaan-perusahaan penangkap ikan yang bandel.

Sebab, ia menilai tingkat kepatuhan para pelaku usaha perikanan dalam negeri masih rendah.

Masih banyak ditemukan kecurangan dalam pelaporan ukuran dan jumlah tangkapan kapal.

(Reaksi Menteri Susi Pudjiastuti Seusai Dikritik Nelayan di Depan Jokowi)

(Sampah Plastik Jadi Ancaman Laut, Menteri Susi Pudjiastuti Minta Satu Kapal ke Bupati Jember)

KKP pun tak lepas dari tudingan 'mempersulit' perizinan kapal. Padahal menurut Susi, proses perizinan kapal sudah dibuat semudah mungkin dan terbuka.

Halaman
12
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved