Asyiknya Anak-Anak Buat Kue Lapis Imlek di Pakuwon Mall Surabaya, Buat Adonan Hingga Bentuk Kue Babi

Asyiknya Anak-Anak Buat Kue Lapis Imlek di Pakuwon Mall Surabaya, Buat Adonan Hingga Bentuk Kue Babi.

Asyiknya Anak-Anak Buat Kue Lapis Imlek di Pakuwon Mall Surabaya, Buat Adonan Hingga Bentuk Kue Babi
TRIBUNJATIM.COM/HEFTY SUUD
Keseruan anak-anak membuat kue lapis surabaya bersama Harriette Cakeversity Surabaya di Food Atrium Pakuwon Mall, Selasa (29/1/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Mampir dalam acara Comunity in Action (CIA) di Food Atrium Pakuwon Mall Surabaya, Harriette Cakeversity Surabaya ajak anak-anak membuat kue lapis surabaya bertema imlek.

Kegiatan tersebut, diikuti oleh 20 anak.

Mereka membuat lapis surabaya dua lapis, dipandu oleh Head chef Harriette Cakeversity Surabaya, Maria Amelia Budiman.

Sambut Tahun Baru Imlek, Hotel Santika Pandegiling Hadirkan Pancake dan Talam isi Kue Keranjang

"Hampir semuanya mereka buat sendiri. Mereka mengaduk adonan kuenya sendiri, membuat hiasan kuenya sendiri. Tentunya kami dan orangtua ikut membantu dan mengawasi," ujar head chef yang akrab disapa Chef Ame itu.

Untuk adonan kuenya, Chef Ame telah menyiapkan resep sederhana kue lapis surabaya yang mudah diikuti anak-anak dan dijamin berhasil.

Untuk hiasan kuenya, Chef Ame menyiapkan fondant.

Resep Membuat Kue Ku, Hidangan Spesial yang Bisa Disantap saat Perayaan Imlek 2019

Bahan tersebut akan dibentuk menyerupai babi oleh anak-anak.

"Kami siapkan fondant dan pewarna makanan kuning. Lalu mereka campur, setelahnya baru mereka bentuk seperti kepala babi," ujar Chef Ame.

Menyesuaikan tema imlek, Chef Ame pun menyediakan whip cream berwarna merah dan kuning untuk anak-anak menghias kue buatannya.

"Karena kan Imlek itu kan lekat dengan warna merah dan gold, jadi warna whip creamnya kami pilihkan itu. Lalu bentuk babi sendiri karena tahun ini adalah tahun babi tanah," ujar Chef Ame.

Kegiatan diharapkan Chef Ame dapat membuat anak-anak semakin dekat dengan dunia baking dan mendorong kreativitasnya.

"Dengan ikut kegiatan semacam ini, kami berharap anak-anak having fun dan tentunya bermanfaat untuk dia," ujar Chef Ame.

Ia pun bercerita, salah satu customernya di Harriette Cakeversity sudah mulai menerima pesanan kue sejak usia 14 tahun.

Di usia 16, ia sudah mampu mengajar membuat kue.

"Di umur segitu dia sudah mampu karena orangtuanya mengarahkan. Jadi kan semakin dini kita mengenalkan anak-anak pada kegiatan bermanfaat, ia bisa jadi anak yang berhasil di usia muda,"ujar Chef Ame.

Penulis: Hefty Suud
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved