Beri Dukungan ke Ahmad Hilmi, Ribuan Driver Ojek Online se Jawa Timur Akan Serbu PN Surabaya Besok

Ribuan driver ojek online atau ojol se Jawa Timur (Jatim) akan menyerbu Pengadilan Negeri (PN) Surabaya pada Rabu (30/1/2019).

Penulis: Dyan Rekohadi | Editor: Ani Susanti
Istimewa
Ilustrasi ojek online 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ribuan driver ojek online atau ojol se Jawa Timur (Jatim) akan menyerbu Pengadilan Negeri (PN) Surabaya pada Rabu (30/1/2019) untuk memberi dukungan pada rekan mereka Ahmad Hilmi Hamdani yang akan menjalani sidang.

Mereka tergabung dalam Perhimpunan Driver Online Indonesia (PDOI) Jawa Timur.

Aksi ribuan driver ojol ke PN Surabaya besok dipastikan berjala,n mengingat aksi ini diklaim telah mendapat izin dari pihak kepolisian.

"Ini aksi driver online Se jawa Timur, bukan hanya aksi driver online di Surabaya saja. Teman-teman dari beberapa kota lain sudah koordinasi dengan kami," ujar Korlap Aksi, Syaikullah saat dihubungi SURYAMALANG.COM (grup TribunJatim.com), Selasa (29/1/2019).

Lempar Helm Saat akan Ditangkap, Driver Ojek Online Penjambret Handphone Ditembak Polsek Tegalsari

Syaikullah menyebutkan selain dari Surabaya, Sidoarjo dan Gresik, sudah ada koordinasi dengan koordinator dari kota lain seperti Probolinggo dan Malang.

"Yang dari Malang sudah positif datang untuk driver R2 dan R4, konfirmasi sekitar 200 an orang," kata Syaikullah.

Khusus untuk peserta aksi dari luar kota Surabaya, nantinya akan langsung diarahkan menuju titik kumpul di PN Surabaya.

"Kalau yang di Surabaya memang ada titik kumpul dulu di beberapa lokasi sebelum meuju PN Surabaya," tambah Syaikullah.

Driver Ojek Online hanya Boleh Mengantar Penumpang di Depan Gerbang Universitas Brawijaya

Ditambahkan, para Korlap Aksi sudah berkoordinasi dengan Kepolisian untuk tetap menjaga ketertiban selama aksi.

"Pagi tadi kami audiensi di Polrestabes Surabaya. Pada intinya kami sepakat untuk tertib, tidak mengganggu masyrakat umum, tidak menghalangi akses jalan bagi masyrakat, tidak anarkis dan satu komando. Aksi kami aksi solidaritas untuk memberi support saudara kami Hilmi yang terzolimi," tegasnya.

Aksi para driver ojol ke PN Surabaya ini merupakan buntut dari kasus hukum yang dialami Ahmad Hilmi Hamdani, driver online (R2), yang sedang diadili.

Ratusan Driver Taksi dan Ojek Online Jawa Timur Deklarasi Dukung Penuh Jokowi - Maruf Amin

Daniel Lukas Rorong, Humas PDOI Jatim melalui rilis menjelaskan, Ahmad Hilmi Hamdani merupakan ayah dari 3 anak yang merupakan korban kecelakaan tabrakan motor.

Motornya ditabrak oknum marinir saat melintas di Jalan Mastrip Karang Pilang, Surabaya pada 17 April 2018 lalu.

Ahmad Hilmi didakwa melanggar pasal 310 ayat 4 Undang-Undang RI nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, karena dinilai lalai dalam berkendara, hingga mengakibatkan penumpangnya, meninggal dunia.

Aksi solidaritas ini sendiri diprediksi akan diikuti sekitar 1000 lebih driver ojek online di Surabaya dan sekitarnya.

Rinciannya, 50 mobil dan 500 sepeda motor.

"Dengan memakai pita hitam dan merah di lengan kanan, serta atribut jaket masing-masing aplikator, kami akan hijaukan area Pengadilan Negeri Surabaya,"  demikian pesan Daniel Lukas Rorong melalui rilisnya.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved