Dikunjungi 14 Dubes dan Konjen RI, Wali Kota Surabaya Risma Bagi Pengalaman Kerjasama LN

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mengantar 14 Dubes dan Konjen RI meninggalkan Ruang Sidang Wali Kota dengan senyum sumringah.

pipit/Surya
14 Dubes dan Konjen RI Bertemu Wali Kota Surabaya, Bahas Potensi Ekonomi Daerah 

 TRIBUNJATIM, SURABAYA - Usai pertemuan tertutup selama kurang lebih dua jam, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mengantar 14 Dubes dan Konjen RI meninggalkan Ruang Sidang Wali Kota dengan senyum sumringah.

Dalam perjalanan meninggalkan ruang sidang, Risma bersama para Dubes dan Konjen RI terlihat akrab, masih asyik mengobrol.

Menurut Risma kunjungan ini bukan pertama kalinya. Para dubes dan konjen RI itu sudah dua atau tiga kali menemuinya sebelum bertugas.

"Sebetulnya ini bukan pertama kali, uda dua atau tiga kali, sebelum mereka bertugas mereka ke sini dulu," kata Risma, usai benar-benar mengantar ke 14 tamu meninggalkan Balai Kota kepada Tribunjatim.com, Rabu (30/1/2019).

Risma mengungkapkan dalam pertemuan tertutup itu banyak hal yang jadi bahasan.

"Karena aku sering keluar (ke luar negeri), jadi pengalaman yang aku sampikan. Misalnya bagaimana hubungan sister city itu bisa imbang," jelasnya kepada Tribunjatim.com.

14 Dubes dan Konjen RI Bertemu Wali Kota Surabaya, Bahas Potensi Ekonomi Daerah

Jessie Amalia Sebut ke Polda Jatim Bukan Jadi Saksi Kasus Prostitusi Online, Tapi Jenguk Teman

Vanessa Angel Jalani Pemeriksaan di Polda Jatim Didampingi Tante dan Kuasa Hukumnya

Bahasan lain adalah soal potensi ekonomi daerah.

Risma menegaskan, dia sedang konsentrasi potensi ekonomi lokal. Mengingat impor tidak selalu bagus, apalagi belum mengetahui standartnya.

"Jadi jangan membaca luar (luar negeri) itu mesti pasar yang bagus, kalau tidak hati-hati justru kita akan kalah, dan itu kalahnya bahaya sekali karena cost yang sudah kita keluarkan, biaya pengiriman itu tidak mudah," kata Risma.

Perempuan yang menggunakan setelan rapi batik dan sepatu boots itu menceritakan, sekitar tahun 2005 lalu dia mendapati ada sebuah daerah yang gagal mengirimkan tanaman Sansevieria hingga dua kontainer ke luar negeri.

Halaman
12
Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved