Pemuda Pancasila Jatim Dukung Madura Sebagai Provinsi Tersendiri, Ini Beberapa Alasannya

Pemuda Pancasila Jatim Dukung Madura Sebagai Provinsi Tersendiri, Ini Beberapa Alasannya.

Pemuda Pancasila Jatim Dukung Madura Sebagai Provinsi Tersendiri, Ini Beberapa Alasannya
SURYA/BOBBY CONSTANTINE KOLOWAY
Ketua MPW PP Jatim La Nyalla Mahmud Mattalitti 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila (PP) Jatim mendukung penuh upaya menjadikan Pulau Madura sebagai provinsi tersendiri.

PP menilai dengan membentuk provinsi, berpotensi bisa semakin memajukan Madura.

Menurut Ketua MPW PP Jatim La Nyalla Mahmud Mattalitti, pihaknya telah membuat kajian untuk meneliti potensi Madura menjadi provinsi.

Hasilnya, Pulau Madura yang kini masih menjadi bagian dari Provinsi Jatim ini dinilai memiliki potensi untuk menjadi provinsi.

Kalah 0-2 dari Madura United, Cilegon United Akui Tak Punya Target Tinggi dengan Hanya 14 Pemain

“Sejak awal wacana itu mengemuka, PP Jatim berinisiatif untuk menelaah. Hasilnya, kami sepakat mendukungnya. Sudah saatnya Madura semakin maju dengan menjadi Provinsi Madura,” ujar La Nyalla kepada jurnalis ketika dikonfirmasi di Surabaya, Rabu (30/1/2019).

Menurut La Nyalla, pembentukan Provinsi Madura bukan semata-mata soal permasalahan administratif.

Lebih jauh, hal ini menjadi solusi bagi kesejahteraan Madura.

Baru Jalani Satu Laga, Madura United Pinjamkan Dua Pemain Barunya ke Persija Jakarta

“Saya sebagai pengusaha sekaligus Ketua Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Jatim juga merasakan memang ada banyak hal yang harus diakselerasi agar Madura maju secara ekonomi. Dengan menjadi provinsi, Madura punya keleluasaan untuk mempercepat pembangunan daerah,” ujar La Nyalla.

“Dengan menjadi provinsi, Madura juga mendapat perhatian besar dari pemerintah pusat. Pajak daerah bisa lebih tinggi dengan pajak yang tak lagi ditarik ke Surabaya. Salah satunya pendapatan dari sektor minyak dan gas bumi,” imbuhnya.

Selama ini, sambung La Nyalla, memang masih banyak hal yang harus dibenahi di Madura.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved