RSUD dr Slamet Martodirdjo Pamekasan Klaim BPJS Tunggak Rp 8 M, BPJS Angkat Bicara

RSUD dr Slamet Martodirdjo Pamekasan mengklaim BPJS kesehatan Menunggak Biaya hingga Rp 8 miliar. Angka itu berdasarkan jumlah pasien yang gunakan JKN

RSUD dr Slamet Martodirdjo Pamekasan Klaim BPJS Tunggak Rp 8 M, BPJS Angkat Bicara
TRIBUNMADURA.COM/Kuswanto Ferdian
kantor BPJS Kesehatan Pamekasan, Rabu (23/1/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Pamekasan diklaim memiliki utang ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Slamet Martodirdjo Pamekasan sebesar Rp 8 miliar.

Utang tersebut berasal dari biaya pengobatan yang sudah dikeluarkan rumah sakit untuk perawatan pasien yang menggunakan jasa Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Rujukan (PMR) BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan Febby Mandolang mengatakan, berdasarkan hasil verifikasi, tagihan yang sudah dibayar oleh BPJS baru bulan September 2018.

Jumlah tagihannya mencapai Rp 5 miliar. Sedangkan klaim yang selesai diverifikasi tapi belum dibayar, yakni bulan Oktober 2018 sebesar Rp 6,1 miliar.

(Jalani Uji Kompetensi, Siswa SMKN 12 Surabaya Ditantang Jalankan Pagelaran Wayang Kulit)

(Jessie Amalia Sebut ke Polda Jatim Bukan Jadi Saksi Kasus Prostitusi Online, Tapi Jenguk Teman)

"Klaim rumah sakit Bulan September sudah kami bayar sebesar Rp 5 miliar pada tanggal 17 Desember 2018. Sedangkan untuk bulan Oktober belum dibayar sebesar Rp 6,1 miliar," ungkap Febby Mandolang saat ditemui di kantornya oleh Tribunmadura.com, Selasa (29/1/2019).

Menurut Febby, BPJS Kesehatan terikat aturan untuk proses pencairan uang ke rumah sakit.

Ada tenggang waktu selama 15 hari dalam setiap bulannya, untuk proses verifikasi dan pengajuan pencairan ke bagian keuangan.

Jika melewati waktu tersebut, maka BPJS Kesehatan bisa didenda.

"Kalaupun melewati jatuh tempo, maka denda tetap kami bayar karena sudah aturan. Soal dropping keuangan bukan ranah kami, tetapi kantor pusat," ujarnya.

(Ruben Sanadi Ingin Pulih Cepat Agar Bisa Tampil di Laga Persinga Ngawi Vs Persebaya Surabaya)

(Jelang Tahun Baru Imlek, Warga Tionghoa di Malang Sucikan Rupanp)

Di sisi lain Direktur RSUD dr. Slamet Martodirdjo Pamekasan Farid Anwar mengatakan, utang BPJS Pamekasan yang belum dibayar tersebut terhitung mulai bulan September sampai November 2018.

Halaman
12
Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved