Rumah Politik Jatim

Bambang Haryo Anggota DPR RI : Saya Nangis Lihat Rakyat Menderita dan Tidak Sejahtera

Anggota DPR RI dari Partai Gerindra asal Surabaya ini mengaku, dirinya tidak bisa dikendalikan sipa pun, kecuali itu yang melakukan adalah rakyat.

Bambang Haryo Anggota DPR RI :  Saya Nangis Lihat Rakyat Menderita dan Tidak Sejahtera
(Surya/Fatkhul Alamy)
Bambang Haryo , Anggota DPR RI dari Partai Gerindra asal Surabaya saat berkunjung ke kantor Harian Surya, Kamis (31/1/2019) 

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bambang Haryo berusaha selalu dekat dan mendengarkan rakyat, terutama rakyat kecil.

Anggota DPR RI dari Partai Gerindra asal Surabaya ini mengaku, dirinya tidak bisa dikendalikan sipa pun, kecuali itu yang melakukan adalah rakyat.

Pernyataan Bambang Haryo itu dilontarkan saat berkunjung dan berdiskusi di Kantor Harian Surya, Kamis (31/1/2019) sore. Anggota Komisi V DPR RI ini berdiskusi dengan jajaran manajemen Harian Surya dan wartawan.

Pria lulusan Institut Teknologi Sepuluh Nopembar (ITS) Surabaya ini baru ramai jadi pembicaraan publik lantaran video saat sidak ke Bandara Internasional Juanda, Kamis (24/1/2019) viral.

Dalam video yang diunggah di media sosial twitter itu viral, karena Bambang Haryo menangis melihat salah satu bagasi milik penumpang pesawat Lion Air tak bisa diberangkatkan karena terkendala bagasi berbayar.

Bambang Haryo mengaku, tidak tega melihat penderitaan rakyat yang semakin berat.

Berikut wawancara wartawan Surya.co.id dengan Bambang Haryo terkait dengan makin tingginya tarif penerbangan, biaya bagasi berbayar dan kiprah dirinya sebagai wakil rakyat.

Bagimana tanggapan dan sikap Anda soal tingginya tarif penerbangan dan biaya bagasi berbayar?

Tarif penerbangan luar biasa tinggi. Masyarakat saat ini sangat resah, apalagi Lion Air membuat layanan bagasi berbayar. Ini makin memberatkan. Saya menangis saat berada di Bandara Juanda. Saat itu saya melihat ada barang milik penumpang yang tak terangkut. Barang itu milik pemumpang asal Balikpapan, tiketnya Rp 1,1 juta dan biaya bagasi harus bayar Rp 700 ribu. Orang itu bawa uang pas-pasan, ternyata barang itu isinya mainan untuk anak-anak.

Mengapa Anda sampai menangis?

Halaman
12
Penulis: Fatkhul Alamy
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved