Breaking News:

Berkas Kasus Pungli di Dinas ESDM Pemprov Jatim Baru Sebagian Diserahkan ke Kejaksaan

Berkas perkara bendahara pengeluaran Dinas ESDM Jawa Timur Ali Hendro Santoso yang terjaring (OTT), hingga kini masih belum dilimpahkan ke Jaksa

Penulis: Samsul Arifin | Editor: Anugrah Fitra Nurani
istimewa
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Berkas perkara bendahara pengeluaran Dinas ESDM Jawa Timur Ali Hendro Santoso yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT), hingga kini masih belum dilimpahkan ke kejaksaan.

Ali ditangkap bersama kasi evaluasi dan pelaporan pertambangan Dinas ESDM Jatim Kholiq Wicaksono saat menerima suap Rp 30 juta dari pengusaha tambang  pada 1 Oktober 2018 lalu.

Ali disebut di dalam surat dakwaan Kholiq. Surat dakwaan ini dibuat jaksa penuntut umum (JPU) Budi Sumarwanto.

Namun, Ali dilakukan penuntutan terpisah. Sementara Kholiq tidak lama lagi akan disidangkan di Pengadilan Tipikor Surabaya.

Berkasnya sudah dilimpahkan dari Kejari Surabaya ke pengadilan.

(Al Ghazali-Dul Jaelani Anak Ahmad Dhani Nangis di Konser Dewa 19, Pelukan Sosok ini Tenangkan Mereka)

(Warga Kampung Malang Tegalsari Rela Tutup Jalan Demi Dapat Simulasi dari Pemadam Kebakaran Surabaya)

Kasipidsus Kejari Surabaya Heru Kamarullah menyatakan, sampai saat ini pihaknya masih belum menerima pelimpahan berkas untuk tersangka Ali dari Polda Jatim.

Berkas yang sudah dilimpahkan menurutnya baru milik tersangka Kholiq.

Dia mengaku tidak tahu kapan berkas itu akan dilimpahkan dan kini dirinya lebih memilih menunggu saja.

"Kami baru terima tahap dua Kholiq saja. Penyidikan dari Polda berkas ke Kejati. Jadi, kami terima tahap dua saja," terangnya, Minggu, (3/2/2019).

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved