Tembakan Meriam KRI Terbesar TNI AL Tandai Pelaksanaan Latihan Peperangan Anti Kapal Permukaan

Meriam KRI terbesar TNI AL Kaliber 120 mm ditembakkan ke arah Laut Jawa sebagai penanda pelaksanaan latihan peperangan anti kapal permukaan (AKPA).

Tembakan Meriam KRI Terbesar TNI AL Tandai Pelaksanaan Latihan Peperangan Anti Kapal Permukaan
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Meriam KRI terbesar TNI AL Kaliber 120 mm ditembakkan ke arah Laut Jawa sebagai penanda pelaksanaan latihan peperangan anti kapal permukaan (AKPA), Minggu (3/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Meriam KRI terbesar TNI AL Kaliber 120 mm ditembakkan ke arah Laut Jawa sebagai penanda pelaksanaan latihan peperangan anti kapal permukaan (AKPA).

Latihan tersebut merupakan satu di antara penilaian kapal tingkat II/L2 KRI Fatahillah-361 oleh tim uji glagaspur kolat Koarmada II.

"Ada beberapa penilaian seperti dril basah peran operatif, administratif, khusus dan darurat dari kesigapan prajurit untuk kesiapan senjata, kendali dan permesinan," kata Kadispenkoarmada II Letkol Laut Djawara HT Whimbodo, Minggu (3/2/2019).

Lima Nelayan Asal Sumenep yang Terdampar di Lombok Timur Tak Mau Dipulangkan

Selfie Bersama, Wali Kota Surabaya Singgung Kanker Sutopo, Tri Rismaharini Sampai Ingin Beri Obat

Pada latihan tersebut, Komandan KRI Fatahillah-361, Letkol Laut Sandi Kurniawan memerintahkan tembakan penghancur musuh 5061 menggunakan meriam utama 120 mm.

"Suara gelegar meriam KRI terbesar di TNI AL menggetarkan Laut Jawa," kata Djawara HT Whimbodo.

Latihan peperangan anti kapal permukaan (AKPA), Minggu (3/2/2019).
Latihan peperangan anti kapal permukaan (AKPA), Minggu (3/2/2019). (ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM)

Selain itu, latihan juga dilakukan pada peran penyelamatan kapal, latihan penanganan kebakaran dan kebocoran oleh Tim PEK KRI.

KRI Semarang, Kapal Perang RS Bikinan PT PAL Dilengkapi ICU dan Kamar Operasi

Chelsea Vs Huddersfield Town, Hajar Huddersfield 5-0, The Blues Naik ke Posisi Empat Klasemen

Latihan itu, dikatakan Djawara HT Whimbodo, untuk menghadapi bahaya api yang kompleks dan tidak terduga dengan perlengkapan penanggulangan kebocoran pada Tim PEK KRI.

"Diharapkan KRI Fatahillah-361 siap mengemban amanah yang diberikan untuk menjaga kedaulatan wilayah laut NKRI dalam bentuk tugas operasi dan latihan," pungkasnya.

Yuk Follow Instagram TribunJatim.com

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved