Disidang Curi Motor di Teras Rumah, Terdakwa Ini Tampak Takut Saat Tahu Kalau Korban Adalah TNI

Disidang Curi Motor di Teras Rumah, Terdakwa Ini Tampak Takut Saat Tahu Kalau Korban Adalah Anggota TNI.

TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Terdakwa 1, Holil (tengah) dan terdakwa 2, Sahrul (paling kiri) saat jalani sidang di Ruang Tirta 1, PN Surabaya, Senin, (4/2/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sudah jatuh tertimpa tangga, mungkin istilah yang tepat bila disematkan kepada dua terdakwa Holil (25) dan Syahrul (24).

Dua pria ini harus duduk di kursi pesakitan PN Surabaya.

Mereka tersandung kasus pencurian motor.

Ironisnya, motor yang dicurinya itu milik TNI AD bernama Akhmad Nurofik.

Bakal Jalani Sidang Perdana Ujaran Kebencian, Ahmad Dhani Akan Huni Rutan Medaeng Atau Lapas Porong

Holil dan Syahrul menjalani sidang di Ruang Tirta dengan agenda mendengarkan keterangan saksi.

Saat itu, Nurofik dihadirkan serta membeberkan fakta dalam persidangan.

Nurofik menjelaskan waktu itu kejadian bermula pada Rabu, 26 September 2018 dini hari.

Dimana dia memarkirkan motornya Suzuki Satria di teras rumahnya.

Fakta Sidang Korban Meninggal Karena Sesak Napas,Driver Ojek Online Ini Statusnya Jadi Tahanan Kota

“Saat itu saya sedang tidur, dan esoknya motor diketahui sudah hilang,” ungkap saksi korban tersebut di hadapan Ketua majelis hakim Sigit Sutriyono, Senin, (4/2/2019).

Saat ditanya oleh majelis hakim, Holil mengaku tidak tahu bahwa pemilik motor tersebut adalah seorang TNI.

Halaman
12
Penulis: Samsul Arifin
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved