Breaking News:

Puluhan Koki Meriahkan Acara Probolinggo Festival Food

Puluhan juru masak atau koki dari sejumlah resto dan rumah makan, yang ada di pesisir pantai utara (Pantura) Probolinggo, beradu skill membuat olahan

(Surya/Galih Lintartika)
Puluhan juru masak atau koki dari sejumlah resto dan rumah makan meriahkan Probolinggo Festival Food, Senin (11/2/2019) 

"Potensi Ikan di Kota Probolinggo sangatlah luar biasa, perlu adanya inovasi kreatif agar potensi ini menjadi salah satu pendongkrak ekonomi masyarakat,"paparnya kepada Tribunjatim.com.

Lebih lanjut HMS Soufis Subri menjelaskan, olahan Ikan Asap merupakan kuliner khas Probolinggo, yang keberadaannya perlu dipantenkan agar tidak diklaim daerah lainnya.

"Ikan Asap ini potensial sekali untuk wisata daerah, oleh karenanya kedepan pemerintah akan memberikan atensi serius untuk olahan ikan satu ini,"tandasnya.

Selain lomba masak, ada juga bazar Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) hasil olahan perikanan dan kelautan. Beragam kuliner hasil olahan ikan laut, tersaji lengkap di lapak-lapak pedagang atau UMKM yang ikut serta meramaikan bazar Probolinggo Festival Food kali ini.

Ketua Paguyuban UMKM, Munawan Hasyim mengatakan, bazar kali ini bertujuan untuk mengenalkan hasil produk olahan laut UMKM di Probolinggo.

Sekitar 200 UMKM, ikut serta dalam bazar kali ini meliputi lapak jajanan olahan laut, masakan laut serta sejumlah kerajinan khas Probolinggo.

"Harapan kami melalui bazar ini, hasil produk UMKM di Probolinggo bisa dikenal secara luas. Baik dilingkup lokal hingga luar daerah, bahkan luar negeri,"harap Hasyim.

Hasyim mengapresiasi, langkah pemerintah daerah yang turut mendorong berkembangnya UMKM di Probolinggo baik kota dan Kabupaten.

Terpisah Supervisor Pemasaran BNI Probolinggo, Rahmat menjelaskan, untuk menunjang perkembangan ekonomi kerakyatan. Ia menyebut, BNI akan memberikan kontribusi dan pendampingan kepada para pelaku UMKM setempat.

Tak hanya itu, BNI juga akan memberikan bantuan pembiayaan UMKM di Probolinggo, utamanya yang berada di wilayah pesisir setempat.

"Tentunya ini langkah BNI, untuk turut serta melestarikan hasil produk kearifan lokal di Probolinggo,"jelasnya. (lih/TribunJatim.com).

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved