Dilema Pemkab Tuban atas Tambang Rakyat yang Kerap Renggut Nyawa, Wabup Tuban: Hanya Bisa Membina

Pemerintah Kabupaten Tuban tak bisa berbuat banyak menyikapi keberadaan pertambangan di wilayah setempat yang kerap merenggut nyawa pekerja sekitar.

Dilema Pemkab Tuban atas Tambang Rakyat yang Kerap Renggut Nyawa, Wabup Tuban: Hanya Bisa Membina
SURYA/M SUDARSONO
Mobil truk yang digunakan untuk angkut limbah kapur (pedel, red) tertimpa runtuhan tambang. 

Lapor Wartawan Surya, Mochamad Sudarsono

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Pemerintah Kabupaten Tuban tak bisa berbuat banyak menyikapi keberadaan pertambangan di wilayah setempat yang kerap merenggut nyawa pekerja sekitar.

Seperti yang menimpa Sukoco (35), warga Dusun Jati, Desa/Kecamatan Grabagan, yang tertimpa batu kumbung di lahan tambang milik Kasmu di Dusun Mbokgede, Kecamatan Semanding, Selasa (12/2/2019), sore.

Akibatnya, korban mengalami luka robek 15 cm di bagian kepala dan patah tulang leher, hingga menyebabkan meninggal dunia.

Pasutri Asal Tuban Spesialis Curanmor, Uang Hasil Pencurian Dipakai Beli Mobil dan Rumah

Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein mengatakan, kewenangan pertambangan kini sudah ada di provinsi, setelah berlakunya Undang-undang Nomor 23/2014 tentang Pemerintah Daerah, yang berlaku mulai Oktober 2016.

Segala perizinan dan pengawasan juga ikut Pemprov, Pemkab tidak punya kewenangan apa-apa sekarang.

"Ya semua izin di Pemprov untuk pertambangan, susahnya karena tambang kapur ini merupakan tambang rakyat," Ujar Wabup menjawab pertanyaan wartawan, Rabu (13/2/2019).

Politisi PKB itu juga mengetahui jika tambang kapur milik rakyat ini ilegal, namun dilema pemkab adalah tidak bisa memberikan izin. Sebab sudah kewenangan provinsi.

Sedang Tata Batu, Pria dari Tuban Ini Tewas Tertimpa Batu Kumbung Yang Diderek, Luka dan Patah Leher

Bahkan Pemkab Tuban juga pernah berusaha meminta, agar ada klasifikasi tambang yang boleh diurus pemerintah daerah. 

Misal di bawah 10 hektar, 5 hektar dan bahkan 1 hektar. Sudah diminta tiga kali tapi tidak dibolehkan juga. 

Namun demikian, Pemkab Tuban akan berupaya untuk melakukan upaya pembinaan bagi para penambang. Terkhusus penambang kapur yang ada di Kecamatan Palang dan Semanding.

"Secepatnya akan diinventarisasi, melalui kades akan kita undang bagi pemilik tambang. Kaitannya tentang keselamatan kerja, diundang melalui dinas terkait. Mungkin hanya itu yang bisa dilakukan," Pungkasnya.

BREAKING NEWS: Seorang Warga Tuban Tewas Tertimpa Batu Kumbung di Areal Tambang

Sekadar diketahui, Selasa 18 Desember 2018, juga terdapat dua orang tertimpa bongkahan tambang kapur yang runtuh di Desa Pucangan, Kecamatan Palang, hingga meninggal dunia. 

Dua orang yang meninggal adalah Adi Yahya Muhaimin (29), sopir dan Sapaat (33), kuli, warga Dusun Krajan, Desa Pucangan.

Mobil truk nopol S 8297 HE yang digunakannya untuk memuat limbah batu kapur (pedel, red) itu tiba-tiba tertimpa runtuhan langit-langit dan bongkahan batu kapur, keduanya tidak bisa menyelamatkan diri hingga meninggal di lokasi.

Penulis: M Sudarsono
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved