Jambret Asal Kedungkandang Kota Malang Dihajar Massa Usai Gondol Ponsel Milik Pengendara di Jalan

Seorang jambret di Kota Malang dihajar massa setelah merampas ponsel seorang pengendara sepeda motor pada Rabu (14/2/2019).

Jambret Asal Kedungkandang Kota Malang Dihajar Massa Usai Gondol Ponsel Milik Pengendara di Jalan
ist
Ilustrasi jambret ponsel 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Seorang jambret yang bernama Sunari (27) warga Jalan Muharto Gang V RT 08 RW 08 Kelurahan Kotalama, Kecamatan Kedungkandang Kota Malang dihajar massa setelah merampas ponsel seorang pengendara sepeda motor pada Rabu (14/2/2019).

Kejadian tersebut terjadi di perempatan lampu merah Ranu Grati, Sawojajar, Kota Malang pada pukul 19:00 WIB.

Menurut Fahmi, saksi mata dilokasi kejadian mengatakan, ada seorang pengendara sepeda motor yang berteriak jambret kepada pengendara lain yang menggunakan sepeda motor merk Suzuki Satria.

Maling Motor yang Nyebur Sungai Kalimas Surabaya Ternyata Sembunyi di Gorong-gorong Selama Tiga Jam

Mendengar teriakan itu, pelaku kemudian dikejar oleh warga dan tertangkap di depan sebuah Ruko dekat SPBU Sawojajar.

Pelaku tertangkap tangan telah mencuri ponsel merk OPPO berwarna ungu.

"Kemarin Rabu (13/2) itu, ada orang yang teriak jambret-jambret. Warga langsung mengejar. Setelah tertangkap ada warga yang memukul orang itu (pelaku)," ujarnya kepada SuryaMalang.com, Kamis (14/2/2019).

Mendapati kejadian itu, anggota Polsek Kedungkandang yang berada tidak jauh dari lokasi langsung mengamankan pelaku dari amukan massa.

Maling Motor di Surabaya Kabur & Nyebur Sungai Kalimas, Sempat Tak Muncul ke Permukaan Beberapa Saat

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Kedungkandang Kompol Suko Wahyudi menjelaskan bahwa pelaku telah mengambil ponsel milik Octavera Nanda warga Jalan Lesanpuro I E No.16 B RT 05 RW 03 Kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

"Jadi korban yang naik sepeda motor itu ponselnya di taruh di dasbor. Mendapati ada kesempatan, sama pelaku langsung diambil dan langsung kabur sebelum ketangkap oleh warga," terangnya.

Pelaku Curanmor di Surabaya Terjun ke Sungai dan Sembunyi di Gorong-gorong

Sementara itu, kata Kompol Suko, pelaku sendiri merupakan residivis jambret dari tahun 2016 dan sudah keluar masuk penjara selama tiga kali.

"Atas kejadian ini pelaku akan masuk lagi ke dalam penjara untuk keempat kalinya. Pelaku akan terjerat Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara," tandasnya

Penulis: Rifki Edgar
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved