Menagih dengan Cara Intimidasi, Otoritas Jasa Keuangan Akan Beri Sanksi Perusahaan Pinjaman Online

Perusahaan Aplikasi Pinjaman Online bisa dikenai sanksi, apabila lakukan penagihan secara intimidatif hingga menyebarkan data pribadi ke publik.

Menagih dengan Cara Intimidasi, Otoritas Jasa Keuangan Akan Beri Sanksi Perusahaan Pinjaman Online
TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
Suasana launching posko pengaduan dari kiri moderator, Sakura dan Budiono, Jumat (15/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com,  Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Perusahaan Aplikasi Pinjaman Online bisa dikenai sanksi, apabila lakukan penagihan secara intimidatif hingga menyebarkan data pribadi ke publik.

Penegasan itu disampaikan Budiono Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 4 Jatim saat menghadiri launching Posko Pengaduan Pinjaman Online di Kantor LBH Surabaya Jalal Kidal No 6, Jumat (15/2/2019).

Pasalnya, hal itu melanggar Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No 77/2016 Tentang layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi informasi.

Di dalam peraturan tersebut, OJK telah mengatur tata kelola penyelenggaraan Finansial Teknologi (Fintech), atau dalam istilah OJK disebut Fintech Peer To Peer Landing.

227 Aplikasi Pinjaman Online yang Berasal dari Luar Negeri Ilegal, 33 Aplikasi Sudah Dilaporkan

Alat Visitor e-KTP Polres Tuban Bisa Deteksi Pelaku Kejahatan, Kapolres: Sarana Pencegahan Dini

Beberapa hal yang diatur meliputi; besaran bunga dan denda yang dibebankan pada nasabah bila terlambat membayar. Termasuk, tenggat waktu pembayaran.

Dalam kasus perusahaan aplikasi pinjaman online yang melakukan intimidasi saat melakukan penagihan biaya pada nasabahnya dengan cara menyebarkan data pribadi nasabah ke publik.

Budiono menegaskan, cara-cara itu dilarang. Karena perusahaan fintech dilarang mengambil data, kontak maupun dokumen yang ada di dalam handphone nasabah, selama tidak berhubungan langsung dengan kepentingan finansial.

"Kalau menagih pakai cara-cara seperti itu ya jelas dilarang," katanya.

4 Alasan LBH Surabaya Buat Posko Pengaduan Khusus Pinjaman Online, Berkaitan Penyebaran Data Pribadi

59 Orang Jadi Korban Penagihan Intimidatif Pinjaman Online, LBH Surabaya Buat Posko Pengaduan Khusus

Menurut Budiono, POJK itu ditulis sejak 31 Desember 2016, dengan tiga tujuan;

Halaman
12
Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved