Dua Rumah Warga di Pamekasan Hancur Tertimpa Pohon Tumbang, Kerugian Capai Jutaan Rupiah

Dua kamar mandi milik warga Dusun Timur, Desa Srambah, Kecamatan Proppo, hancur tertimpa pohon akibat hujan disertai angin dengan intensitas sedang.

Dua Rumah Warga di Pamekasan Hancur Tertimpa Pohon Tumbang, Kerugian Capai Jutaan Rupiah
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Petugas dari BPBD saat melakukan pemotongan pohon tumbang di Dusun Timur, Desa Srambah, Kecamatan Proppo, Minggu (17/2/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Dua kamar mandi milik warga Dusun Timur, Desa Srambah, Kecamatan Proppo, hancur tertimpa pohon akibat hujan disertai angin dengan intensitas sedang.

Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, Budi Cahyono mengatakan, kedua rumah tersebut milik warga Proppo Pamekasan.

"Pohon tersebut tumbang, setelah di wilayah itu diguyur hujan dengan intensitas sedang disertai angin kencang," ujarnya kepada Tribunmadura.com (Grup TribunJatim.com), Minggu (17/2/2019).

Dipukul Kepala Dusun Hingga Pingsan, Warga Pamekasan Madura Melapor ke Polisi

Pengunjung Ramaikan Wisata Api Tak Kunjung Padam di Pamekasan

Ny Uga Wiranto Minta Ibu-Ibu Pamekasan Madura Jaga Kesehatan

"Satu kamar mandi hancur milik pak Untung dan satu lagi kamar mandi gentingnya pecah kena pohon bambu milik Sukardi," lanjutnya.

Sementara pohon yang tumbang di antaranya dua pohon Mahoni dengan diameter 35 cm, satu pohon Jati, dua pohon mangga dan satu rumpon bambu.

TRC BPBD Pamekasan bersama TNI dan Polisi telah melakukan pengamanan dan pemotongan pohon serta mendata kerusakan bangunan warga yang rusak.

Sentra Batik Podhek Pamekasan Madura Dikunjungi Ibu-ibu Pejabat dari Anggota OASE

Ada Sampah Menumpuk di Bahu Jalan Diponegoro Pamekasan, Warga Terganggu Karena Baunya Menyengat

"Kerugian yang dialami korban ditaksir mengalami sebesar Rp10 jutaan," jelas Budi.

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, BPBD Pamekasan mengimbau jika terjadi hujan disertai dengan angin, masyarakat tidak berteduh di bawah atau dekat pohon dan papan reklame.

"Kalau hujan di sertai angin kencang, lebih baik berteduh di dalam ruangan yang ada atapnya. Waspada dan selalu memperhatikan sekeliling untuk menjaga hal yang tidak diinginkan," tegas Budi.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved