Gandakan Kunci Lalu Bawa Kabur Motor Milik Teman, Pria Ini Apes Setelah Aksinya Ketahuan CCTV

Ia ditangkap anggota reskrim Polres Malang Kota usai membawa kabur motor milik temannya yang berinisial AS (21) pada Sabtu (2/2/2019).

Gandakan Kunci Lalu Bawa Kabur Motor Milik Teman, Pria Ini Apes Setelah Aksinya Ketahuan CCTV
ISTIMEWA/TRIBUN MANADO
Ilustrasi Pencurian Motor 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Nasib apes menimpa Fuad Yudho Prasety (25) warga Jalan Letjen Sutoyo, Kota Malang.

Ia ditangkap anggota reskrim Polres Malang Kota usai membawa kabur motor milik temannya yang berinisial AS (21) pada Sabtu (2/2/2019).

Menurut Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri, kejadian itu berawal ketika Fuad meminjam motor merk Honda Beat milik AS.

Pada saat dipinjam itu, Fuad menggandakan kunci motor tersebut dengan niatan ingin membawa kabur motor milik temannya itu.

Setelah dipinjam, Fuad mengembalikan kembali motor tersebut ke rumah kos AS yang terletak di Jalan Kendalsari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Keesokan harinya, korban yang pada waktu itu mau keluar mendapati bahwa motornya telah hilang.

Kepergok Mencuri, Maling Motor Nyebur Sungai, Berenang dan Nekad Masuk Gorong-Gorong Sungai Kalimas

Spesialis Pencurian Rumah Kosong Dibekuk Polisi, Simak Bagaimana Aksi Pencuriannya Dilakukan

Mendapati hal itu, korban yang juga seorang mahasiswa perguruan tinggi swasta di Kota Malang itu langsung mengecek kamera CCTV yang terletak di teras rumah kosnya.

"Ketika di cek, ternyata yang mengambil motor korban ialah Fuad. Atas bukti itu, korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Polres Malang Kota," ucap AKBP Asfuri.

Selang beberapa hari, pelaku kemudian tertangkap oleh anggota Reskrim Polres Malang Kota.

Pelaku mengaku nekat mengambil motor milik temannya itu karena alasan ekonomi kehabisan uang.

Tertidur Pulas Menunggu Pelanggan, Motor Vixion Tukang Cukur Rambut di Bangkalan Ini Digondol Maling

Dua Bulan Sembunyi di Hotel, Maling Motor Asal Srengganan Surabaya Terekam CCTV Berhasil Ditangkap

"Dari kesaksian pelaku, ia baru pertama kali ini melakukan aksi curanmor ini. Usai membawa motor milik korban, pelaku langsung menjualnya ke Kota Kediri dan menjualnya senilai Rp 1,5 Juta," terangnya.

Atas kejadian, Polisi saat ini masih mengembangkan kasus tersebut guna mencari keberadaan motor milik korban.

Sementara itu, pakaian yang digunakan kini dijadikan barang bukti oleh pihak kepolisian.

"Pelaku akan kami kenai pasal 363 KUHP dengan hukuman maksimal 7 tahun penjara," tandasnya.

Penulis: Rifki Edgar
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved