KPU Gelar Rapat Pleno DPTB, Pastikan Hak Pilih Waga Luar Domisili Kabupaten Malang Terjamin

KPU Kabupaten Malang menggelar rapat pleno membahas daftar pemilih tambahan (DPTB) di Kabupaten Malang.

KPU Gelar Rapat Pleno DPTB, Pastikan Hak Pilih Waga Luar Domisili Kabupaten Malang Terjamin
SURYA/ERWIN WICAKSONO
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang menggelar rapat pleno membahas daftar pemilih tambahan (DPTB) di Kabupaten Malang, pada Pemilihan umum (Pemilu) 2019, di Gedung DPRD Kabupaten Malang, Senin (18/2/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang menggelar rapat pleno membahas daftar pemilih tambahan (DPTB) di Kabupaten Malang, pada Pemilihan umum (Pemilu) 2019.

Sebelumnya, berbagai upaya terus dilakukan KPU Kabupaten Malang untuk meningkatkan pelayanan pindah memilih bagi pemilih yang ingin menyalurkan hak pilihnya, di wilayah Kabupaten Malang.

Salah satunya dengan fasilitas pengurusan formulir A5.

Komisioner KPU Kabupaten Malang Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Sofi Rachma Dewi menjelaskan sejauh ini angka DPTB di Kabupaten Malang masih bisa terus bertambah, sampai pada tanggal 17 Maret 2019.

Lanjutkan Demo ke Polres Malang Kota, Aliansi Masyarakat Tolak Kekerasan Seksual Minta Usut Tuntas

"Hasilnya pemilih masuk yang akan menggunakan hak pilihnya yang berasal dari luar Kabupaten Malang, berjumlah 1.339 orang. Perinciannya yakni laki-laki berjumlah 645 orang dan perempuan 694 orang. Jumlah tersebut tersebar di 24 kecamatan di Kabupaten Malang," terang Sofi usai rapat pleno di Gedung DPRD Kabupaten Malang, Senin (18/2/2019).

Sofi menambahkan, untuk pemilih warga Kabupaten Malang yang akan menggunakan hak pilihnya di luar wilayah kabupaten malang, berjumlah  689 orang.

Mereka berasal dari 33 kecamatan di Kabupaten Malang.

Sofi juga menerangkan, latar belakang DPTB pun beragam, mulai dari mahasiswa hingga pekerja.

Simpati Kasus Kekerasan Seksual di SDN Kauman 3, Ratusan Pendemo Ngluruk Dindik Kota Malang

Terkait pemilih yang sedang menempuh pendidikan di pondok pesantren, Sofi menjelaskan pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada para santri. 

"Bagi santri yang tidak bisa pulang ke kampung halaman, bisa mengurus pindah A-5 ke KPU Kabupaten Malang. Syaratnya sudah terdaftar DPT di  tempat asalnya," imbuh Sofi.

Halaman
12
Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved