Lagi, Napi Lowokwaru Kota Malang Tewas, Diduga Akibat Serangan Jantung Usai Tabrak Bahu Napi Lain

Herman Herry anggota Komisi III DPR RI menyampaikan terkait Rencana Undang-Undang a (RUU) terkait Hukum Pidana yang berpotensi bisa menjerat pelaku p

Penulis: Rifki Edgar | Editor: Melia Luthfi Husnika
istimewa
ilustrasi tewas 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Lapas Kelas I Lowokwaru Kota Malang kembali mendapati Narapidana yang meninggal dunia di dalam lapas.

Napi Lowokwaru yang tewas tersebut bernama Sugianto (36) warga Pasuruan.

Menurut Kodir, Kepala Bidang Pelaksana Harian Lapas Kelas I Lowokwaru Kota Malang menjelaskan korban meninggal dunia saat dibawa ke Rumah Sakit Lapas.

Pada waktu itu, sekitar pukul 11.30 WIB korban yang bekerja di bimbingan pembuatan keset sedang beristirahat siang.

Korban yang berjalan mau keluar ruangan, tiba-tiba jatuh sendiri setelah menyenggol bahu Narapidana yang lain.

Setelah jatuh, korban kemudian meringis kesakitan sambil tangannya memegangi dadanya dan kemudian pingsan.

Alasan Iis Dahlia Tolak Mentah-mentah Brisia Jodie Jadi Pacar Anaknya, Devano Danendra

Dilarang Pacaran, Devano-Brisia Jodie Pernah Ungkap Alasan Berani Bermesraan, Bahas Status Hubungan!

Nagita Slavina Tanya Sebenarnya Ia Anak Siapa, Mama Rieta Ungkap Kisah Ditawarin Anak di Rumah Sakit

Melihat hal itu, narapidana yang lain mencoba memanggil petugas lapas agar korban segera dibawa ke Rumah Sakit Lapas.

"Setelah kami bawa ke Rumah Sakit Lapas, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia," ucapnya Senin (18/2/2019).

Menurut Dokter Lapas Lowokwaru Kota Malang, Adib, kematian korban ialah akibat serangan jantung.

Dari tubuh korban tidak ditemukan luka hasil penyiksaan ataupun luka dari bekas pukulan benda keras.

"Bibir korban berwarna biru, dada korban sebelah kiri ada bintik-bintik biru, kuku korban juga berwarna biru dan keluar sperma dari kemaluan korban. Untuk itu kami memastikan bahwa korban meninggal akibat serangan jantung," ujar Adib.

Sementara itu, Giyono, Kepala Keamanan Lapas Kelas I Lowokwaru Kota Malang menjelaskan bahwa korban dikenal ramah di dalam lapas.

Indra Bekti Baru Jumpai Olga Syahputra Saat Sudah Meninggal, Mak Vera: Sudah Ketemu Kan?

Pulang Berjualan Ikan, Wanita di Gresik Temukan Suaminya Tewas Tergantung di Penyangga Genteng

Korban sendiri merupakan tahanan kasus 363 dan 365 dengan total hukuman 6 tahun penjara.

"Memang kematian korban ini sifatnya mendadak, karena korban juga tidak pernah mengeluh menderita sakit apapun," ucapnya.

Agar tidak ada keganjalan terkait kematian korban, pihak Lapas Lowokwaru kemudian memanggil Tim Inafis Polres Malang Kota untuk dilakukan proses identifikasi.

Dari hasil identifikasi menunjukkan bahwa kematian korban merupakan murni secara jantung.

"Kami tadi memanggil Tim Inafis Polres Malang Kota. Kami juga menghubungi keluarga korban dan keluarga sudah menerima kematian korban. Saat ini jenazah telah dibawa oleh Mobil Ambulance untuk dimakamkan di rumah duka," tandasnya.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved