Pengguna Prostitusi Vanessa Angel Belum Bisa Dijerat Hukum, RUU Pengguna Prostitusi Belum Final

Herman Herry anggota Komisi III DPR RI menyampaikan terkait Rencana Undang-Undang atau Perundang-undangan (RUU) mengenai pasal di Kitab Undang-undan

Pengguna Prostitusi Vanessa Angel Belum Bisa Dijerat Hukum,  RUU Pengguna Prostitusi Belum Final
SURYA/MOHAMMAD ROMADONI
Artis Vanessa Angel memenuhi panggilan Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim, Rabu (30/1/2019). 

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Herman Herry anggota Komisi III DPR RI menyampaikan terkait  Rencana Undang-Undang atau Perundang-undangan (RUU) mengenai pasal  di Kitab Undang-undang Hukum Pidana yang berpotensi bisa menjerat pelaku prostitusi online.

Herman menjelaskan RUU dapat menjerat penyedia prostusi maupun pengguna sampai saat ini masih tahap harmonisasi belum final.

Oleh karena itu, segala catatan-catatan tentunya pada saat akan final yang disepakati antara DPR dan pemerintah seharusnya semuanya masuk.

"Semakin kita menunda maka semakin banyak hal-hal baru dalam proses penambahan terntunya pasal-pasal yang harus disesuaikan oleh kondisi zaman," ungkapnya saat Reses di Gedung Mahameru Mapolda Jatim kepada Tribunjatim.com, Senin (18/2/2019).

Herman memaparkan catatan-catatan inilah yang sampai saat ini terus diperbaiki kemungkinan sidang akan diselesaikan secara baik. Pihaknya berharap sebelum berakhirnya DPR periode 2019 bisa menyelesaikan pasal tambahan di dalam KHUP tersebut.

Apakah pengguna prostitusi online Vanessa Angel bisa dijerat hukum?

Polda Jatim Perbolehkan Jenguk Vanessa Angel Saat Jam Besuk, Fans Dilarang Bawa Makanan

Emil Jelaskan Keguguran Arumi Bukan Hanya Karena Kelelahan

Jalur Armada Tambang Diblokir Warga Lumajang , Sopir Truk Marah, Untungnya. . .

Herman mengatakan terkait hal itu lebih ke persoalan yang bisa dimasukkan ke catatan ini bisa sempurnakan nanti dihukum acaranya.

"Nanti itu kemungkinannya bisa saja tergantung kesepakatan (Sidang RUU)," pungkasnya kepada Tribunjatim.com. (don/TribunJatim.com).

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved