Ulama Bangkalan Minta Pembangunan Kawasan Suramadu Tidak Menggusur Kearifan Lokal

Sejumlah ulama dan masyarakat yang tergabung dalam Forum Komunikasi (Forkum) Ulama dan Masyarakat Bangkalan Selatan (Bangsel) berkumpul di Masjid Ra

Ulama Bangkalan Minta Pembangunan Kawasan Suramadu Tidak Menggusur Kearifan Lokal
SURYA/AHMAD FAISOL
Sejumlah ulama dan masyarakat yang tergabung dalam Forum Komunikasi (Forkum) Ulama dan Masyarakat Bangkalan Selatan (Bangsel) berkumpul dalam bingkai silaturrahmi di Masjid Raudlatul Hidayah, Desa Kwanyar Barat Kecamatan Kwanyar, Minggu (17/2/2019) 

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Sejumlah ulama dan masyarakat yang tergabung dalam Forum Komunikasi (Forkum) Ulama dan Masyarakat Bangkalan Selatan (Bangsel) berkumpul di Masjid Raudlatul Hidayah, Desa Kwanyar Barat Kecamatan Kwanyar, Minggu (17/2/2019).

Kehadiran mereka tak lain untuk membahas program-program pembangunan pemerintah pusat melalui Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS).

Ketua Panitia Silaturrahmi Forkum Bangsel, Abd Jalil Tolha mengungkapkan, pihaknya mendengar pemerintah pusat memiliki program-program pembangunan di kawasan sekitar Jembatan Suramadu.

"Pembebasan lahan sudah dilakukan untuk pembuatan kawasan wisata pantai. Termasuk beberapa rencana pembangunan lainnya," ungkapnya.

(Operasi Lilin Semeru 2018, Satlantas Polres Bangkalan Serukan Pemilu Damai di Pos Pelayanan Suramadu)

(Sebuah Mobil Avanza Mengalami Kecelakaan di Tol Jembatan Suramadu, Kondisinya Ringsek Parah)

Ia berharap pembangunan kawasan wisata pantai diharapkan tidak merusak tatanan warga Madura maupun kearifan lokalnya.

Pembangunan Madura diharapkan tetap mengedepankan masyarakat Madura religius dan nasionalis dalam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Intinya pembangunan oleh pemerintah tidak melibas semua kearifan lokal. Baik cagar budaya ataupun tatanan syariat warga Madura," jelasnya.

Ia menegaskan, keberadaan Forkum Ulama dan Masyarakat Bangsel bukan menghambat program pembangunan pemerintah. Melainkan mengajak pembangunan lebik cepat dan baik

"Kami ingin pemerintah memaksimalkan potensi Madura. Bukan membangun di Madura tapi Membangun Madura," tegasnya didampingi pemakarsa silaturrahmi KH Abdul Khoir Siroj.

Abd Jalil Toha meminta pemerintah dapat memberikan akses informasi secara merata terkait progress pembangunan yang tengah dilakukan.

(Berbekal Catatan Madura United Vs Sriwijaya FC, Hartono Ruslan akan Sulitkan Madura United di Leg 2)

(Andik Vermansah Sumbang Gol dan Assist untuk Madura United, Dejan Antonic: Semua Kerja dari Tim)

Halaman
123
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved