Banyak Jalan Rusak dan Berlubang di Kabupaten Jember

Sejumlah ruas jalan di Kabupaten Jember mengelupas dan berlubang. Warga dari sejumlah kecamatan di Wilayah Kabupaten Jember, mengeluhkan keberadaan

Banyak Jalan Rusak dan Berlubang di Kabupaten Jember
sri wahyunik/surya
jalan berlubang di wilayah Jember membahayaan pengendara 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Sejumlah ruas jalan di Kabupaten Jember mengelupas dan berlubang. Warga dari sejumlah kecamatan di Wilayah Kabupaten Jember, mengeluhkan keberadaan jalan berlubang ini.

Dari pantauan Surya, aspal mengelupas sampai jalan berlubang terjadi di ruas jalan di kawasan perkotaan juga di kecamatan di luar tiga kecamatan kota di Jember. Tiga kecamatan kota di Jember itu adalah Kecamatan Kaliwates, Sumbersari, dan Patrang, kabupaten jember.

Di kawasan kota, jalan berlubang bisa ditemukan di Jl M Yamin, Agus Salim, juga KH Shiddiq yang berada di Kecamatan Kaliwates. Jalan berlubang cukup parah dan jumlahnya banyak bisa ditemukan di Jl M Yamin.

Jalan alternatif bagi pengendara di kawasan perkotaan ini berlubang di banyak titik dengan jarak berdekatan. Sementara jalan itu merupakan salah satu jalan cukup padat di Jember karena ada sejumlah kawasan perumahan juga sekolah berlokasi di jalan tersebut.

Di beberapa titik berlubang terlihat diberi tanda, seperti ban juga kursi. Sebuah kursi terlihat ditempatkan di atas lubang di tepi Jalan M Yamin di titik depan perumahan Taman Anggrek.

Sementara tidak jauh dari kursi plastik itu, berjarak sekitar 25 langkah, ada sebuah ban. Ban itu ditempatkan di atas sebuah lubang yang berada tepat di tengah jalan atau di markah jalan.

"Yang lubang ada ban itu cukup dalam, di selatannya itu mengelupas. Jalan mengelupas itu cukup lama, sedangkan yang lubang kemudian ditandai ban itu sekitar tiga mingguan ini. Saya sudah kerap posting melalui media sosial, tapi belum ada perbaikan sampai sekarang," ujar Eko, seorang pemilik warung di Jl M Yamin yang di depannya terpampang lubang dengan ban di atasnya, Selasa (19/2/2019).

Eko menuturkan dalam satu bulan terakhir, ada tiga peristiwa kecelakaan di depan warungnya. Dua pekan lalu, tuturnya, seorang pengendara sepeda motor sampai terpelanting ke ladang di sisi barat jalan tersebut akibat menghindari dua lubang berdekatan itu.

Sementara, saat hujan deras dan angin kencang, Sabtu (16/2/2019) lalu, seorang pengendara juga terjatuh karena tidak melihat lubang yang tertutup air.

"Sekitar dua pekan lalu seorang laki-laki sampai masuk ke ladang depan itu karena menghindari lubang, kemudian tidak bisa mengendalikan motornya akhirnya sampai masuk kesana. Terbaru saat hujan deras hari Sabtu kemarin, laki-laki juga terjatuh. Dia memilih melompat dari motornya, dan membiarkan motornya terpelanting sampai mesin motornya mati sendiri. Hujan deras saat itu dan lubangnya tertutup air," imbuh Eko kepada Tribunjatim.com.

Dia berharap segera ada perbaikan di jalan tersebut.

Sementara itu di Jl Agus Salim, sejumlah lubang juga terlihat di beberapa titik. Di pertigaan yang mempertemukan Jl Agus Salim - KH Shiddiq - Sentor Prawirodirjo bahkan ada dua lubang berdekatan yang berada di tengah pertigaan. Pengendara harus berhati-hati jika tidak ingin terperosok di lubang tersebut.

Tarra Budiman Akui Ikut Judi di Kasino dan Menyerah Ingatkan Mak Vera: Orang Tua Nggak Mau Dibilangi

Kembangkan Mobil Listrik, Kurangi Ketergantungan Energi Fosil, Alihkan Energi Ramah Lingkungan

Remaja Gaul Ditemukan Tewas Tertelungkup di Lapangan Pacuan Kuda Blitar, Tak Ada Tanda Penganiayaan

Jalan rusak juga bisa ditemukan di Desa Cangkring Kecamatan Jenggawah. Jalan desa itu juga berlubang di beberapa titik dan menyebabkan beberapa kali kecelakaan lalu lintas.

Jalan berlubang ini juga sampai merenggut nyawa pengendara sepeda motor pada 10 Februari lalu. Peristiwa ini terjadi di Jalan Raya Kalisat - Pakusari di Desa Gambiran Kecamatan Kalisat.

Pengendara motor itu, Muzakki (31) warga Desa Sumberlesung Kecamatan Ledokombo tewas di jalan tersebut karena roda motornya masuk ke sebuah lubang di jalan saat berpapasan dengan sebuah truk. Akibatnya, dia tidak bisa mengendalikan laju motornya sehingga terjatuh dan membentur roda belakang truk tersebut.

Menurut Kanit Kecelakaan Lalu Lintas Satlantas Polres Jember Iptu Adam, pengendara motor itu meninggal dunia di lokasi kejadian karena luka parah di kepala.

Beberapa warga melalui media sosial, seperti akun facebook Info Warga Jember kerap mengeluhkan jalan rusak tersebut, dan berharap segera ada perbaikan dari Pemerintah Kabupaten Jember. (Sri Wahyunik/TribunJatim.com).

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved