200 Ulama Pamekasan - Sumenep Deklarasi Dukung Jokowi-Ma’ruf

Sekitar 200 ulama Pamekasan dan Sumenep, menggelar deklarasi dukungan Jokowi dan Ma’ruf Amin, Capres – Cawapres 2019 Barisan Gus dan Santri (Bagus)

200 Ulama Pamekasan - Sumenep Deklarasi Dukung Jokowi-Ma’ruf
muchsin/surya
Suasana pembacaan pernyataan ikrar deklarasi dukungan Capres-Cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin, oleh Barisan Bersatu, di Pondok Pesantren An Nafat, Dusun Tenggina, Desa Tatango, Kecamatan Proppo, Pamekasan, Rabu (20/2/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Sekitar 200 ulama Pamekasan dan Sumenep, menggelar deklarasi dukungan Jokowi dan Ma’ruf Amin, Capres – Cawapres 2019 Barisan Gus dan Santri (Bagus) Bersatu di Pondok Pesantren An Nafat, Dusun Tenggina, Desa Tatango, Kecamatan Proppo, Pamekasan, Rabu (20/2/2019).

Dalam deklarasi dukungan yang digelar di ponpes asuhan KH Mamak Hasan Muhayat Jauhari, itu hadir Ketua Bagus Bersatu Jatim, KH Yusuf Hidayat. Selain itu, juga hadir sejumlah ulama, di antaranya KH Machtum Ridho, Ponpes Panggung, Sampang, KH Jakfar Shodiq, Ponpes Batu Ampar, Proppo, Pamekasan. KH Nasih Fauzi, Ponpes Al Ihsan Sumenep. KH Ahmad Faris, Ponpes An Nuqoyah, Guluk-Guluk, Sumenep.

Pada saat deklarasi dukungan itu, sejumlah ulama berdiri dan mengucapkan ikrar serta sumpah janji yang dibacakan KH Mamak Hasan Muhayat Jauhari, di antaranya berbunyi, siap sedia sedia memenangkan Jokowi dan KH Ma’ruf Amin, sebagai Presiden dan Wakil Presiden 2019 sampai 2014 mendatang.

Usai deklarasi, KH Jakfar Shodiq, dalam orasinya mengatakan, suhu politik saat ini makin panas, setiap kelompok dan pelaku politik baik di kalangan bawah seperti kaum santri, di posisi kebingungan dalam menentukan pilihan pada 17 April 2019.

Sudah 2 Tahun Bayar Cicilan, Perumahan di Desa Pepe Sedati Sidoarjo ini Belum Terbangun

Polisi dan Ibu Bhayangkari Polres Lumajang Bersihkan Sampah Plastik

Alasan Evi Masamba Tak Muncul Lagi di Acara Dangdut Indosiar, Sempat Dibilang Kacang Lupa Kulit

“Kebingungan di masyarakata bawah ini, lantaran masing-masing kelompok dngan argument sendiri dan alasan. Tetapi kita ingat pesan Allah, ketika kita dihadapkan dengan dua arah yang membingungkan, maka kembalikan kepada Allah,” ujar KH Jakfar Shodiq dengan nada lantang.

Karena itu, memilih pemimpin yang senantiasa melakukan kebaikan, yakni Jokowi. Apalagi Jokowi sudah menerbitkan Hari Santri Nasional dan serin pakai sarung ala santri. Ini pertanda cintanya Jokowi kepada kaum santri dan kiai.

Sedang Ketua DPW Bagus Bersatu Jatim, KH Yusuf Hidayat, kepada Tribunjatim.com, mengatakan dengan kekuatan pesantren dan ulama, ditambah lagi santri dan para Gus, siap untuk memenangkan pasangan Capres-Cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Kita sampaikan kepada masyarakat Madura, kia harus melihat melihat pemimpin yang memiliki kekuatan luar biasa untuk menguatkan akidah ahli sunnah wal jamaah. Sehingga bagi umat Islam, tidak ada kata lain untuk mengawal kemenangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin,” ujar Yusuf Hidayat.

 Diakui, jumlah anggota Bagus Bersatu di Madura sebanyak 1.200 orang dari tingkat kabupaten hingga desa ini, akan berjuang untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin dengan target kemenagan di atas 70 persen. Sebab, selain kekuatan elemen, ada kekuatan santri, pesantren dan nahdlatul ulama serta kekuatan Islam mana yang benar dan tidak.(sin/TribunJatim.com).

Penulis: Muchsin Rasjid
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved