BBPOM Surabaya Ajak Masyarakat Kenali Ciri Keamanan Obat Herbal dan Jamu Tradisional

BBPOM Surabaya menggelar sosialisasi kepada masyarakat terkait keamanan penggunaan produk obat tradisional.

BBPOM Surabaya Ajak Masyarakat Kenali Ciri Keamanan Obat Herbal dan Jamu Tradisional
TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA
Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Surabaya menggelar sosialisasi kepada masyarakat terkait keamanan penggunaan produk obat tradisional di mall BGJuction Surabaya, Selasa (19/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Surabaya menggelar sosialisasi kepada masyarakat terkait keamanan penggunaan produk obat tradisional.

Sosialisasi pemahaman ciri dan keamanan obat herbal dan tradisional itu dilakukan kepada pengunjung mall BG Juction Surabaya.

Kepala BPPOM Surabaya, Bagus Gerametta mengatakan, masih banyak masyarakat yang kesulitan mengenali obat herbal atau tradisional.

TRIBUNWIKI: 5 Cara Mengenali Keamanan Obat Herbal dan Jamu Tradisional dari BBPOM Surabaya

BBPOM Surabaya Musnahkan Obat dan Makanan Ilegal Senilai Rp 10,7 M,Didominasi Produk Kosmetik Ilegal

"Obat tradisional ini berasal dari bahan alam, hewan, tumbuhan dan mineral. Disarikan, diperas dan direbus turun temurun memiliki khasiat," kata Kepala BPPOM Surabaya Bagus Gerametta, Selasa (19/2/2019).

Mereka menganggap semua obat yang terbuat dari tumbuh-tumbuhan adalah obat herbal.

Padahal, dikatakan Bagus, bisa saja obat tersebut juga mengandung bahan kimia.

Perangi Kosmetik Ilegal, BBPOM Minta Warga Laporkan Kosmetik yang Timbulkan Efek Samping

INFO SEHAT - Seberapa Sehatkah Mengkonsumsi Jamur? Atau Justru Malah Berbahaya Untuk Kesehatan?

"Kalau kita minum obat jamu langsung efeknya ces pleng, sembuh. Kita curiga mungkin ada bahan kimia," kata Bagus Gerametta, Selasa (19/2/2019).

Sebab menurutnya, obat herbal berefek pelan-pelan dan tidak bisa langsung berdampak pada kesembuhan penyakit.

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved