Model Baru SBMPTN 2019, Kemenristekdikti Terapkan 2 Ujian untuk Pendaftar Calon Mahasiswa Baru

Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menetapkan kebijakan baru seleksi masuk perguruan tinggi negeri 2019.

Model Baru SBMPTN 2019, Kemenristekdikti Terapkan 2 Ujian untuk Pendaftar Calon Mahasiswa Baru
TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA
Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir di Unesa, Rabu (20/2/2019) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menetapkan kebijakan baru seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri 2019.

Seleksi tersebut diterapkan menggunakan dua model tes ujian bagi calon mahasiswa baru.

Menristekdikti Mohamad Nasir mengatakan terdapat dua model yang berbeda dari tahun sebelumnya, termasuk sistem tes yang dilakukan sebelum peserta mendaftar di perguruan tinggi negeri (PTN).

Resmikan 7 Gedung Baru di Unesa Senilai Rp 300 M, Menristekdikti : Bisa Naikkan Kualitas Pendidikan

Tingkatkan Mutu Pendidikan, Menristekdikti: Mahasiswa Penting untuk Perbaiki Cara Pandang Skeptis

"Tahun 2018 model mendaftarnya di PTN dan mengikuti tes ujian. Tahun 2019 ini, tes dulu kemudian mendapat nilai," kata Mohamad Nasir disela peresmian tujuh gedung baru Universitas Negeri Surabaya (Unesa) di Unesa Lidah Wetan, Rabu (20/2/2019).

Dua model tes tersebut yaitu Tes Potensial Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA).

Dua tes tersebut dijelaskan Mohamad Nasir, sebagai uji potensi peserta pada kemampuan mengikuti perkuliahan untuk menghindari drop out kampus serta tes untuk penentuan bidang jurusan calon mahasiswa.

Main Hujan-Hujanan Bersama Kakaknya, Balita 2,5 Tahun Ditemukan Tewas Tenggelam di Selokan Asemrowo

Balita Tewas Tenggelam di Asemrowo, Kakak Korban Sempat Teriak saat Ardiansyah Tercebur ke Selokan

"Bisa tes dua kali, pertama dibiayai negara dan yang kedua kali bayar sendiri," ujar Nasir.

Penerapan dua model baru ini dilanjutkannya, mengacu pada transparansi nilai dan efisiensi penyebaran calon mahasiswa baru saat memilih jurusan.

"Penentuan masuk atau tidak ya dari nilai ujian. Berdasarkan nilai itu dan persyaratan tambahan dari PTN. Ini lebih transparan dan terbuka," pungkasnya.

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved