Tingkatkan Mutu Pendidikan, Menristekdikti: Mahasiswa Penting untuk Perbaiki Cara Pandang Skeptis

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir mengatakan sikap dan cara pandang mahasiswa dapat mempengaruhi peningkatan pendidikan.

Tingkatkan Mutu Pendidikan, Menristekdikti: Mahasiswa Penting untuk Perbaiki Cara Pandang Skeptis
TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA
Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir di Unesa, Rabu (20/2/2019) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan sikap dan cara pandang mahasiswa dapat mempengaruhi peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

Seperti sikap skeptis yang melekat pada diri mahasiswa, dianggapnya dapat menyulitkan negara.

"Mahasiswa ke depan sangat penting untuk memperbaiki cara pandang. Mohon maaf masa lalu, mahasiswa selalu skeptis, selalu pesimis dan berontak kebijakan kampus dan pemerintah," kata Mohamad Nasir usai memberikan kuliah umum Peningkatan Kualitas Pendidikan di Universitas Negeri Surabaya, Rabu (20/2/2019).

Resmikan 7 Gedung Baru di Unesa Senilai Rp 300 M, Menristekdikti : Bisa Naikkan Kualitas Pendidikan

Sikap skeptis itu dimaksudnya sikap yang sering ditunjukan melalui aksi demontrasi, yang menurutnya sudah tidak dapat diterapkan.

Aspirasi mahasiswa diharapkannya dapat melalui beberapa cara yang tidak merusak dan menuntut namun dengan cara yang positif.

"Kita harus menyikapi membuka diri, cara pandang berpikir positif, bagaimana membangun negeri. Ini negara ada di tangan anda (mahasiswa) semua, saya berharap mahasiswa selalu meningkatkan kualitas pendidikannya," kata Mohamad Nasir.

"Saat sebagai mahasiswa, saya demo tapi saya tidak pernah berpikir negatif. Dulu kampus tidak menyediakan buku bermutu, saya minta sumbangan tiap mahasiswa Rp 5 ribu padahal SPP cuma Rp 20 ribu. Saya kasihkan ke pak rektor, disitu rektor sadar anggaran buku," tambahnya.

Lesehan, Warga Binaan Lapas Lamongan Ikuti Pendidikan Demokrasi

Sikap-sikap skeptis itu, dinilainya, dapat menurunkan mutu pendidikan dan mengurangi kualitas lulusan mahasiswa.

Permasalahan kualitas mahasiswa dapat mempengaruhi daya saing dan meningkatkan pengangguran hingga menimbulkan masalah dan menyulitkan negara.

"Belajar yang rajin, berpikir positif, kalau ada masalah cari peluangnya. Apalagi, jangan sampai putus kuliah gara-gata tidak ada uang. Kalau ada anak miskin kami selalu perhatikan kalau ada masalah sampaikan kepada kami, khususnya kalau ada anak miskin yang tidak bisa kuliah, jadi tolong sampaikan pada kami. Nanti saya minta ke rektor menyelesaikan masalah ini," pungkasnya.

Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved