Muridnya Viral di Medsos Jual Telur Puyuh untuk Sekolah, Guru di Pamekasan Minta Bupati Beri Solusi

Merespon pemberitaan tentang kehidupan salah seorang anak didiknya, pihak SDN I Pademawu Barat memiliki harapan besar kepada pemerintah daerah.

Muridnya Viral di Medsos Jual Telur Puyuh untuk Sekolah, Guru di Pamekasan Minta Bupati Beri Solusi
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Zainal Abidin, satu di antara guru SDN I Pademawu Barat, Pamekasan saat ditemui TribunMadura.com (Grup TribunJatim.com) di ruang guru, Kamis (21/2/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Merespon pemberitaan tentang kehidupan salah seorang anak didiknya, pihak SDN I Pademawu Barat, Kabupaten Pamekasan, Madura, memiliki harapan besar kepada pemerintah daerah.

Hal tersebut diungkapkan Zainal Abidin (45), satu di antara guru Tasya (8), bocah perempuan yang viral di media sosial lantaran membantu orang tuanya berjualan telur puyuh.

Sebelumnya Tasya, murid SDN I Pademawu Barat itu viral oleh pemberitaan media online sejak Jumat (15/2/2019) karena rela berjualan di eks PJKA Pamekasan hingga larut malam.

Dipilihnya Cawapres dari Ulama NU, Barisan Gus dan Santri Bersatu Pamekasan Dukung Jokowi-Maruf Amin

Dua Rumah Warga di Pamekasan Hancur Tertimpa Pohon Tumbang, Kerugian Capai Jutaan Rupiah

Ia mengaku melakukan hal tersebut agar bisa terus sekolah dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Sebagai guru Tasya, Zainal pun mengungkapkan keprihatinan akan potret kehidupan muridnya itu.

"Saya awalnya terkejut juga, sewaktu ada relawan yang mendatangi kami di sekolah dan menanyakan tentang Tasya. Karena kami sendiri selaku guru juga tidak tahu kalau Tasya berjualan telur di malam hari, seperti yang diberitakan sebelumnya," kata Zainal saat ditemui TribunMadura.com (Grup TribunJatim.com) di SDN I Pademawu Barat, Kamis (21/2/2019).

Menurut Zainal, Tasya adalah satu di antara murid SDN I Pademawu Barat yang kehidupannya tergolong tidak mampu.

Apalagi, kata dia, bantuan dari pemerintah melalui sekolah banyak yang tidak tepat sasaran.

Pengunjung Ramaikan Wisata Api Tak Kunjung Padam di Pamekasan

Ny Uga Wiranto Minta Ibu-Ibu Pamekasan Madura Jaga Kesehatan

"Kami tidak bisa berbuat apa-apa karena penerima bantuan sudah ditentukan dari pusat. Padahal, masih banyak murid kami yang tidak mampu, juga yatim yang tidak mendapat bantuan," jelasnya.

"Kami berharap kepada Bapak Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, agar supaya bisa mengatasi masalah ini. Saya yakin ini juga terjadi di sekolah lainnya," imbuh Zainal.

Sementara itu, Kepala SDN I Pademawu Barat, Imam Rahadi (50) juga berharap hal yang sama.

Ia meminta Bupati Pamekasan agar memikirkan dan mencarikan jalan keluar terkait bantuan yang tidak tepat sasaran tersebut.

"Saya berharap Bupati bisa mencarikan solusi terkait bantuan yang tidak tepat sasaran, juga masalah kekurangan guru pengajar. Terutama di sekolah kami ini, yang saat ini kami kekurangan 4 guru pengajar," ungkapnya.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved