Pria dari Gresik Embat Laptop dan Proyektor di 2 Sekolah di Tuban, Polres Tuban Ciduk di Rumahnya

Pria dari Gresik Embat Laptop dan Proyektor di 2 Sekolah di Tuban, Polres Tuban Ciduk di Rumahnya.

Pria dari Gresik Embat Laptop dan Proyektor di 2 Sekolah di Tuban, Polres Tuban Ciduk di Rumahnya
SURYA/M SUDARSONO
Petugas tim Macan Ronggolawe Polres Tuban (wajah diblur) mengamankan pelaku pencurian barang berharga yang menyasar sekolah di Tuban, Rabu (20/2/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Petugas Satreskrim Polres Tuban menangkap pelaku pencurian barang berharga, yang menyasar sekolah.

Pelaku tersebut adalah Andik Purnomo (27), warga Desa Gadingwatu, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.

Dia ditangkap setelah aksinya menggondol laptop dan proyektor di SMPN 3 Plumpang, dan juga di SDN Bandungrejo dilaporkan ke Polisi.

Razia Penertiban di Tuban, Satpol PP Amankan Dua Pasangan Bukan Pasutri di Rumah Kos Berbeda

303 PPPK di Tuban Sudah Lakukan Tes Kompetensi, Tinggal Tunggu Pengumuman Pada 1 Maret Nanti

Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Mustijat Priyambodo mengatakan, pelaku ini ditangkap di Balungpanggang, Gresik, pada Rabu (20/2/2019), sekitar pukul 21.00 WIB, setelah ada laporan pencurian dari pihak sekolah.

Pelaku mencuri laptop dan proyektor di SMPN 3 Plumpang pada Kamis (14/2/2019), barang hilang diketahui oleh pihak sekolah pukul 07.00 WIB.

Kerugian diperkirakan Rp 9,5 juta.

Tanggapi Jembatan Antar Kecamatan di Tuban yang Putus, Dinas PUPR: Kita Anggarkan Rp 200 Juta 

Sedangkan aksi keduanya dilakukan di SDN Bandungrejo, Kecamatan Plumpang, Selasa (19/2/2019), dua laptop bermerk diketahui hilang pukul 06.28 WIB.

Untuk nilai kerugian Rp 5,5 juta.

"Dari laporan kita kembangkan, hingga berujung pada penangkapan pelaku," Ujar Kasat Reskrim dikonfirmasi, Minggu (24/2/2019)

Lebih lanjut dia menjelaskan, modus pelaku untuk meraibkan sejumlah barang berharga tersebut yaitu dengan cara mencongkel pintu untuk masuk ke ruangan tertentu.

Lalu setelah berhasil menemukan barang laptop maupun proyektor, pelaku kabur melalui pintu yang sama.

Petugas juga telah selesai melakukan penyidikan dan memeriksa sejumlah saksi. Barang bukti pengait gembok, laptop dan proyektor turut diamankan.

"Pelaku kita tahan, kita jerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana hukuman tujuh tahun penjara," Pungkasnya.

Penulis: M Sudarsono
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved