Pemalsu Dokumen Negara di Nganjuk Ngaku Dapat Blangko KK Asli dari Makelar Seharga Rp 50 Ribu

Priyo Hendratno (44) melakukan pemalsuan dokumen negara di kediamannya Dusun Nanggungan, Desa Kebraon Kecamatan Ngrongot Nganjuk.

Pemalsu Dokumen Negara di Nganjuk Ngaku Dapat Blangko KK Asli dari Makelar Seharga Rp 50 Ribu
SURYA/MOHAMMAD ROMADONI
Priyo Hendratno (44), pelaku pemalsuan dokumen negara di kediamannya Dusun Nanggungan, Desa Kebraon Kecamatan Ngrongot Nganjuk. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Priyo Hendratno (44) melakukan pemalsuan dokumen negara di kediamannya Dusun Nanggungan, Desa Kebraon Kecamatan Ngrongot Nganjuk.

Dia mempunyai kemampuan yang disalahgunakan yaitu memalsukan dokumen Negara berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), Surat Sertifikat tanah, Surat tanda daftar perusahaan, NPWP dan dokumen lainnya untuk pinjam uang di Bank BPR.

"Ya sudah tiga tahun melakukan itu pemalsuan dokumen," ujarnya di Mapolda Jatim, Senin (25/2/2019).

Tersangka mengaku memperoleh imbalan bervariatif dari pemalsuan dokumen tersebut.

Terdakwa Penyuap Wali Kota Pasuruan Divonis Hakim Pidana 2 Tahun Penjara, Pilih Pikir-Pikir Dulu

Adakan Razia Gabungan, Satlantas Polrestabes Surabaya: Pelanggaran Adalah Awal Terjadinya Kecelakaan

Adapun ongkos dari pemalsuan dokomen E-KTP dan Kartu Keluarga sekitar Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta.

Dia menggunakan blangko KK asli yang diperoleh dari makelar di Nganjuk.

"Saya beli blangko KK dari makelar satu lembar Rp 50 ribu," bebernya.

Ditambahkannya, dia mempunyai seluruh alat percetakan yang digunakannya untuk memalsukan dokumen Negara.

Karena itulah, ia tidak membatasi calon korban yang ingin memakai jasanya.

"Satu minggu jadi pemalsuan dokumen tersebut," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved