Tiga Terdakwa Kasus Pembunuhan Berencana di Apartemen Educity Divonis Berbeda Oleh PN Surabaya

Majelis Hakim yang diketuai oleh Sigit Sutriyono memvonis tiga terdakwa kasus dugaan pembunuhan berencana di Apartemen Educity.

Tiga Terdakwa Kasus Pembunuhan Berencana di Apartemen Educity Divonis Berbeda Oleh PN Surabaya
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Dua terdakwa Supandi dan Rian Hidayat saat jalin sidang di Ruang Kartika 2, PN Surabaya, Senin, (25/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Majelis Hakim yang diketuai oleh Sigit Sutriyono memvonis tiga terdakwa kasus dugaan pembunuhan berencana di Apartemen Educity, Surabaya dengan vonis berbeda.

Tiga terdakwa tersebut di antaranya, Supandi, Imam Syafi’i, dan Rian Hidayat. Untuk Supandi dan Rian Hidayat divonis tujuh tahun penjara. Sedangkan Imam Syafii divonis tujuh tahun enam bulan.

Ketiganya menjalani vonis secara terpisah di Ruang Kartika 2, PN Surabaya, dimana Supandi dan Rian Hidayat lebih dulu menjalani sidang. Majelis hakim berpendapat bahwa unsur kesengajaan merampas nyawa orang lain dari fakta persidangan telah terpenuhi.

Rekonstruksi Ulang Pembunuhan Ibu Dua Anak Tulungagung, Pelaku Perankan 51 Adegan, Jaksa Dihadirkan

“Mengadili terdakwa Supandi dan Rian Hidayat dinyatakan bersalah dan dipenjara dengan hukuman selama tujuh tahun,” ujar Ketua Majelis Sigit saat bacakan amar putusan, Senin, (25/2/2019).

Dimana Jaksa Penuntun Umum (JPU) Suparlan mendakwa kedua terdakwa dengan pasal 338 jo 55 ayat ke 1 KUHP. Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan JPU yang sebelumnya menuntut terdakwa selama 12 tahun penjara.

Kemudian sidang dilanjutkan dengan terdakwa Imam Syafii, selama pembacaan putusan, Imam hanya tertunduk dan sesekali melihat majelis hakim.

Dia divonis hukuman penjara selama tujuh tahun enam bulan oleh majelis hakim.

Adapun pertimbangan majelis hakim dalam hal yang memberatkan terdakwa yakni perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat dan tidak mengakui kesalahannya, sedangkan hal yang meringankan terdakwa masih muda.

Menanggapi vonis tersebut, kuasa hukum Supandi dan Rian Hidayat mengaku akan mengajukan banding atas vonis yang dijatuhkan.

Polres Tulungagung Lakukan Rekonstruksi Pembunuhan Ibu Dua Anak, Pasang Garis Polisi di Rumah Korban

Halaman
12
Penulis: Samsul Arifin
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved