Pria dari Surabaya Tega Cabuli Keponakannya, Sudah 2 Tahun Tak Berhubungan Dengan Istrinya

Pria dari Surabaya Tega Cabuli Keponakannya, Sudah 2 Tahun Tak Berhubungan Intim Dengan Istrinya.

Pria dari Surabaya Tega Cabuli Keponakannya, Sudah 2 Tahun Tak Berhubungan Dengan Istrinya
TRIBUNJATIM.COM/PRADHITYA FAUZI
Suparman (48) warga Jalan Margorukun 4 Surabaya ini tega cabuli keponakannya sendiri. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Agar aksinya tak diketahui, pelaku pencabulan yang diketahui bernama Suparman (48) ini memberikan uang saku kepada korbannya, Bunga (10) senilai Rp 20 ribu.

Tapi, sebelum memberikan uang tersebut, Suparman mengancam Bunga agar tak melaporkan aksi pencabulan terhadapnya kepada orang lain, terutama orang tuanya.

Pria dari Surabaya Ini Cabuli Keponakannya Selama Dua Tahun, Dilakukan Saat Istri Terbaring Sakit

Pria dari Surabaya Ini Tega Cabuli Keponakannya Yang Berusia 10 Tahun, Diringkus Polisi di Rumahnya

Terkait hal itu, Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni menjelaskan, mulanya korban sempat ketakutan dengan ancaman itu.

Mengingat, Suparman merupakan pamannya sendiri.

Hari demi hari, Bunga berusaha mengumpulkan keyakinan dan keberaniannya untuk bercerita.

Polres Malang Kota Sudah Pegang 3 Bukti Kasus Pencabulan di SDN Kauman 3, Bakal Jadikan IM Tersangka

Sampai pada akhirnya, Bunga dapat mengungkapkan keluh kesahnya kepada orang tuanya lantaran tak tahan dengan aksi pamannya sendiri.

"Belakangan korban bercerita ke orangtuanya, karena sudah tidak tahan, meskipun awalnya korban ketakutan," tandas Ruth, Rabu (27/2/2019).

Kepada penyidik, Suparman mengaku nekat mencabuli keponakannya sendiri.

Ia mengaku hal itu dilakukan dikarenakan ia telah lama tidak berhubungan intim dengan istrinya.

Alasannya, semenjak istrinya sakit infeksi sedari dua tahun lalu, ia tak dapat menyampaikan hasratnya.

Kata Suparman, ia kerap melampisakan nafsunya usai melihat film porno.

Suparman mengaku, pelampiasan terhadap Bunga kerap dilakukannya setiap pekan hingga sebulan sekali.

"Saat saya lihat (korban), keinginan itu (bercinta) muncul, lalu lakukan setiap minggu sampai sebulan sekali," tutupnya.

Penulis: Pradhitya Fauzi
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved