Pemkot Surabaya Tanam 1000 Pohon Cemara di Pesisir Jembatan Suramadu, PKL Dialihkan ke Kedung COwek

Sekitar 200 petugas gabungan menanam bibit Pohon Cemara Udang di pesisir pantai sisi selatan, dekat kaki jembatan Suramadu

Pemkot Surabaya Tanam 1000 Pohon Cemara di Pesisir Jembatan Suramadu, PKL Dialihkan ke Kedung COwek
TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
para petugas dari jajaran instansi PMK, Linmas, Satpol PP Surabaya menanam pohon Cemara udah di kawasan pesisir pantai sisi selatan Jembatan Suramadu, Sabtu (2/3/2019) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com,  Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sekitar 200 petugas gabungan dari PMK, Satpol PP dan BPB Linmas menanam bibit Pohon Cemara Udang di pesisir pantai sisi selatan, dekat kaki tiang jembatan Suramadu pada Sabtu (3/2/2019).

Rencananya, sepanjang pesisir pantai sisi selatan Jembatan Suramadu itu, akan ditanami 1000 pohon cemara udang.

Penahanan bibit pohon cemara udang itu dimaksudkan untuk mengembalikan fungsi penghijauan kawasan pesisir pantai, seiring dengan berjalannya pembangunan proyek cable car yang telah dimulai awal tahun 2018.

Aksi penanaman pohon cemara diperkirakan rampung Mei 2019, seraya menyambut hajatan besar Hari Jadi Kota Surabaya ke 726.

(Inilah Lima Macam Tanaman Obat, Manfaat, dan Cara Pengolahannya)

(Angin Kencang, 3 Pohon Tumbang Menutup Jalan Kepanjen-Gondanglegi Malang, Bikin Macet Kendaraan)

Heni Indriati (55) Kepala Kecamatan Kenjeran mengatakan, proses pembangunan infrastruktur di sepanjang pesisir pantai yang masuk wilayah yurisdis Kelurahan Tambakwedi itu, harus bersinergi dengan pembangunan penghijauan kawasan pesisir.

"Ketersediaan kawasan hijau jangan sampai lupa, makanya harus bersinergis dengan pembangunan penghijauan pesisir pantai," tukasnya saat ditemui TribunJatim.com di lokasi, Sabtu (2/3/2019).

Alasan berbasis ekologis semacam itu, bukan menjadi satu-satunya sebab adanya restorasi kawasan pesisir.

Dibalik renyahnya argumentasi tersebut, ternyata masih ada argumen sosiologis yang lumrah menjadi pemaknaan utama dari adanya kronik pembangunan yang terjadi di perkotaan.

Yakni, agar sepanjang area pesisir pantai steril dari aktivitas jual beli para PKL.

Halaman
1234
Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved