Peringati Hari Sarung Nasional, Pemkab Lamongan Ajak Warga Senam Aerobik Sambil Kenakan Sarung

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengemas Hari Sarung Nasional yang jatuh setiap 3 Maret, dengan cara unik.

SURYA/HANIF MANSHURI
Sarung tenun produksi Parengan Lamongan dan sarung batik tulis Sendang, Sabtu (2/3/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengemas Hari Sarung Nasional yang jatuh setiap 3 Maret, dengan cara unik.

Senam aerobik yang dikemas dengan istilah Minggu Ceriah (Mince) akan ada penampilan berbeda.

Semua peserta senam aerobik akan mengenakan sarung di Alun-Alun Kota Lamongan, Minggu (3/3/2019) pagi.

Kepala Dinas Koperasi Lamongan, Anang Taufiq kepada TribunJatim.com, Sabtu (2/3/2019 mengatakan, dipilihnya kegiatan aerobik bersarung, sekaligus sebagai upaya untuk memperkenalkan sarung produksi Lamongan.

"Momennya juga sangat cocok, sekaligus memperingati Hari Sarung Nasional," kata Anang, mantan Camat Ngimbang ini.

Maharani Zoo dan Goa Lamongan Kedatangan Hewan Langka Baru, Anakan Harimau Sumatera Hingga Siamang

Piala Presiden 2019, Curva Boys 1967 Nyatakan Tak Nonton Persela Lamongan di Malang

Penampilan aerobik yang berbeda itu juga untuk menyampaikan ke publik bahwa 3 Maret, adalah peringatan Hari Sarung Nasioanal.

"Kita mengemas Hari Sarung Nasional dengan senam aerobik massal dengan mengenakan sarung sebagai aksesoris," katanya.

Dan menurut Anang, hanya Lamongan yang membuat acara itu, selain acara nasional di GBK.

Peringatan Hari Sarung Nasional sekaligus sebagai ajang untuk kembali membumikan sarung produk Lamongan, terutama ke generasi millenial.

Sekarang itu para milenial jarang memakai sarung.

Ada dampak keengganan mengenakan sarung, banyak UMKM sarung ini tutup.

"Makanya saya ingin menumbuhkan kesadaran agar para milenial ini juga suka sarung," katanya.

Menurut Anang, mengemas aerobik dengan mengenakan sarung khas Lamongan, peringatan Hari Sarung Nasional juga membawa misi untuk mengajak generasi muda mencintai sarung dan sekaligus mendukung keberlangsungan pelaku UMKM sarung di Lamongan.

PWI Gandeng Polres Lamongan Gelontorkan 1 Ton Beras untuk Nelayan Paciran

KPU Lamongan Buka Lowongan Pekerjaan untuk Ribuan Orang

Langkah unik Pemkab Lamongan ini diharapkan mampu mengkampanyekan sarung produksi Lamongan.

"Ya kita jadikan sarung sebagai trend setter khususnya kaum milenial sebagai warisan budaya asli Indonesia," katanya.

Di Lamongan, ada dua daerah yang menjadi sentra penghasil sarung, yakni di Desa Parengan, Kecamatan Maduran dan Sendang, Kecamatan Paciran.

Ada sarung dari tenun ikat di Desa Parengan Kecamatan Maduran dan batik tulis di produksi di sentra batik tulis Sendang, Paciran.

Menurut Anang, peringatan Hari Sarung Nasional di Alun-Alun Lamongan juga diisi dengan pameran berbagai sarung produksi pengrajin Sendang dan Parengan. (Surya/Hanif Manshuri)

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved