Breaking News:

Jaringan Gas Bumi untuk Rumah Tangga Masih Kecil, Tahun Ini Bakal Ada 78 Ribu di 18 Lokasi

Jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga masih kecil. Sampai sekarang, total jaringan gas (jargas) di Indonesia baru mencapai 325.773 SR.

SURYA/SUGIHARTO
Menteri ESDM, Ignatius Jonan (dua dari kiri) menggoreng telur dan tempe usai meresmikan Jaringan Gas Pertamina di Kelurahan Kalisampurno, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Jumat (1/3/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga masih kecil.

Sejak pertama dibangun pada 2009 sampai sekarang, total jaringan gas (jargas) di Indonesia baru mencapai 325.773 sambungan rumah (SR).

Menurut Menteri ESDM Ignasius Jonan, angka itu masih kecil.

Termasuk penambahan jaringan tahun lalu dan tahun ini, juga disebutnya masih kecil.

"Tahun lalu total seluruh Indonesia ada sekitar 90.000 SR jargas yang terpasang. Tahun ini angkanya juga di kisaran itu," ungkap Jonan di sela acara peresmian infrastruktur energi di kompleks Perum Tas 2, Sidoarjo, Jumat (1/3/2019).

Tepatnya, tahun ini bakal ada pemasangan 78.216 SR jargas di 18 lokasi.

Kementerian ESDM Bangun Sumur Bor Antisipasi Kekeringan di Banyuwangi

Berkas Kasus Pungli di Dinas ESDM Pemprov Jatim Baru Sebagian Diserahkan ke Kejaksaan

"Harapannya ke depan bisa 250.000 atau 500.000 SR setiap tahun," tambahnya.

Di Indonesia, totalnya ada sekitar 65 juta rumah tangga.

Jika setiap tahun bisa lebih dari 500.000 atau satu juga, dalam lima tahun bakal bisa ada 3 juta sampai 5 juta SR jargas.

Secara nasional, produksi gas bumi Indonesia mencapai sekitar 7.500 juta mmscfd.

Halaman
123
Penulis: M Taufik
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved