Pelaku Penadah Motor Curian yang Digadaikan Rp 3 Juta di Lamongan Ditangkap Polisi

Gatot Suwito ditangkap polisi di jalan Raya Babat Jombang tepatnya di Desa Tanjung Kecamatan Ngimbang karena menjadi penadah sepeda motor.

Pelaku Penadah Motor Curian yang Digadaikan Rp 3 Juta di Lamongan Ditangkap Polisi
ISTIMEWA/TRIBUN MANADO
Ilustrasi Pencurian Motor 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Ini barangkali bisa dijadikan peringatan untuk tidak mudah membeli barang yang tidak jelas keabsahannya.

Jika gegabah tidak mau perduli dari mana barang itu didapatkan, maka akan mengalami nasib seperti, Gatot Suwito (40) warga Dusun Ngembes Desa Yungyang Kecamatan Modo Lamongan Jawa Timur.

Gatot Suwito ditangkap polisi di jalan Raya Babat Jombang tepatnya di Desa Tanjung Kecamatan Ngimbang Lamongan.

"Ya kita tangkap, karena menjadi penadah sepeda motor dari hasil penggelapan," kata Kapolsek Ngimbang, AKP Fadlan kepada wartawan, Minggu (3/3/2019).

Berbekal Obeng Lancip, Pelaku dari Surabaya Ini Curi Motor di Masjid Al-Azhar, Dibekuk Polisi

Pencuri Motor di Sidoresmo Surabaya Tertangkap, Pelakunya Masih Pelajar

Tersangka adalah orang kedua yang ditangkap setelah sebelumnya, seorang tersangka bernama Sugeng ditangkap pada 14 November 2018 lalu.

Gatot sebagai tersangka karena menjadi penadah sepeda motor Honda Beat warna marah putih nopol S 5689 DX yang dibawa kabur Sugeng milik korban Jarwoko.

Sepeda motor itu digadaikan Sugeng ke tersangka, Gatot Suwito dengan nilai gadai Rp 3 juta.

Tersangka Gatot alasanya tidak mengetahui kalau sepeda dari Sugeng itu merupakan hasil tindak pidana.

"Digadaikan Sugeng ke Gatot Suwito Rp 3 juta tanpa ada dokumen resmi," kata Fadlan.

Padahal sepeda itu sejatinya milik Jarwoko, juragan tempat tersangka Sugeng bekerja.

Curi Motor dan Uang, Pelaku Letakkan Korban di Rel KA Tulungagung hingga Hancur, Lalu Pilih Kabur

Gegara Temukan Motor Curian Ada di Bengkel, Polisi Bekuk Dua Spesialis Pencuri Motor di Jember Ini

Sugeng pada 2018 lalu itu pinjam sepeda ke Jarwoko yang kata Sugeng hendak dibawa ke Blitar untuk urusan bisnis.

"Sugeng pada juragannya mengaku dipinjam paling lama dua hari," kata Fadlan.

Ternyata lama tidak dikembalikan, dan Sugeng juga tak memperlihatkan batang hidungnya kembali kerja ke Jarwoko.

Diusut, ternyata motor itu digadaikan Sugeng ke tersangka Gatot Suwito.

"Tersangka Gatot dijerat pasan 480 KUHP, sebagai penadah," kata Fadlan. (Surya/Hanif Manshuri)

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved