Kurangi Pemakaian Plastik, Dinas Perdagangan Kota Malang akan Bagikan Kantong Kertas ke Pedagang

Dalam upaya mengurangi penggunaan plastik, Dinas Perdagangan Kota Malang akan sosialisasikan penggunaan kantong kertas kepada para pedagang

SURYA/BENNI INDO
Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang, Wahyu Setianto. 

TRIBUNJATIM.COM, KLOJEN - Dalam upaya mengurangi penggunaan plastik, Dinas Perdagangan Kota Malang akan sosialisasikan penggunaan kantong kertas kepada para pedagang dan masyarakat di Kota Malang.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang, Wahyu Setianto mengatakan, tas belanja yang berbentuk kantong kertas rencananya akan segera diedarkan ke para pedagang di pasar.

"Jadi ini untuk sekali pakai saja. Penerapannya juga berbeda dengan kresek. Nanti hanya untuk mereka yang jualan keringan saja. Kalau untuk ikan ya jelas tidak mungkin," ucapnya.

Sebelum membagikan kepada para pedagang, Dinas Perdagangan hingga kini masih menyiapkan anggaran terkait penggunaan kantong kertas tersebut.

(Workshop Kreatif, Edu Story Surabaya Ajak Anak-anak Bikin Akuarium dari Botol Plastik Bekas)

(Jadi Permasalahan Global, Bupati Anas Ajak Masyarakat Banyuwangi Diet Kantong Plastik)

"Penggunakan kantong kertas selain praktis, juga ramah lingkungan, untuk itu kami akan mulai launching di Pasar Klojen dan pasar-pasar lain," ucapnya.

Kata Wahyu, kendala yang dihadapi dalam penggunaan kantong kertas ini ialah membiasakan diri kepada pedagang.

Dia berharap, nantinya pedagang bisa menindaklanjuti ajakan dan imbauan pemerintah untuk mengurangi kantong plastik.

"Pengurangan kantong plastik memang perlu disosialisasikan kepada para pedagang dan masyarakat. Kalau tidak sekarang, mau kapan lagi," tandasnya.

(Kurangi Pencemaran Lingkungan, Hayono Isman Ajak Warga Daur Ulang Sampah Plastik)

(Sampah di Kota Kediri Capai 145 Ton Tiap Harinya, DLHK Imbau Warga Kurangi Penggunaan Plastik)

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, pada tanggal 13 Maret 2019 nanti Dinas Perdagangan akan berencana meresmikan 3 Pasar tradisional di Kota Malang.

Tiga pasar yang diresmikan itu adalah Pasar Klojen, Pasar Bunul, dan Pasar Gadang Lama.

Rencananya, acara peresmian hanya dipusatkan di Pasar Bunul Kota Malang

Reporter: Surya/Rifky Edgar

(Dinas Perdagangan Kabupaten Madiun Bikin Terobosan Baru, Permudah UMKM)

(Otak Perdagangan Bayi via Instagram di Surabaya dan 7 Tersangka Lain akan Segera Jalani Sidang)

Penulis: Rifki Edgar
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved