Rumah Politik Jatim

Pakde Karwo Tak Sependapat dengan Survei PolMark yang Sebut Swing Voters Masih 48 Persen

Lembaga Survei PolMark merilis hasil surveinya terkait elektabilitas kedua pasangan capres-cawapres dalam Pemilu 2019.

Pakde Karwo Tak Sependapat dengan Survei PolMark yang Sebut Swing Voters Masih 48 Persen
TRIBUNJATIM/AHMAD ZAIMUL HAQ
Pakde Karwo di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (11/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Lembaga Survei PolMark merilis hasil surveinya terkait elektabilitas kedua pasangan capres-cawapres dalam Pemilu 2019.

Dari hasil survei yang dirilis Selasa (5/3/2019) menyebutkan, Capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin unggul atas Capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga dengan persentase elektabilitas 40,4 persen berbanding 25,8 persen.

Sedangkan pemilih yang mantap untuk memilih Jokowi-Ma'ruf Amin sebesar 31.5 persen, dan yang mantap memilih Prabowo-Sandiaga sebesar 20,5 persen.

Jokowi Tegur Anak Bungsunya yang Ajak Debat Gibran Soal Bisnis, Kaesang Buru-buru Beri Balasan

Di hadapan Pengusaha Muda Jatim, Sandiaga Uno Gagas Swasembada Energi Santri Surya, Apa Itu?

Dengan kata lain, masih ada 48 persen swing voters yang masih bisa diperebutkan oleh kedua paslon.

Ketua DPD Partai Demokrat Jatim, Soekarwo atau yang akrab disapa Pakde Karwo pun memberikan tanggapannya terkait angka swing voters yang masih tinggi tersebut.

"Tidak mungkin, semua itu (lembaga survei lain) sudah 12 persen, LSI kemarin 15 persen, yang lain tinggal 9 persen, ya sekitar itulah," kata Pakde Karwo saat ditanya awak media, Rabu (6/3/2019).

Kunjungi Sumenep, Prabowo Subianto: Harus Antum Ingat, Kekayaan Kita Mengalir ke Luar Indonesia

Aliansi SP-SB Jawa Timur Solid Menangkan KH Maruf Amin, Fandi Utomo dan PKB

Selain itu, Pakde Karwo juga melihat aktivitas di media sosial yang sangat tinggi terkait politik juga membuktikan banyak warga yang sudah mempunyai pilihan dalam Pemilu 2019 nanti.

"Wong media sosial kayak begitu, 48 persen dari mana, ya tidak. Di media sosial saja rame, artinya semua orang sudah awareness (sadar) tentang Pilpres, kan orang gegeran itu sudah ada pilihan to," ucap mantan Gubernur Jatim dua periode ini.

Pakde Karwo juga mengatakan, adanya swing voters dalam Pemilu juga merupakan hal yang  wajar, melihat dari Pemilu-pemilu sebelumnya, warga yang tidak menggunakan hak pilihnya bisa mencapai 20 persen.

Yuk Subscribe YouTube Channel TribunJatim.com:

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved