BPCB Trowulan Belum Putuskan Eskavasi Temuan Struktur Bangunan yang Diduga Peninggalan Majapahit

Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan belum memutuskan mengeskavasi lokasi penemuan struktur bangunan yang diduga peninggalan Majapahit.

BPCB Trowulan Belum Putuskan Eskavasi Temuan Struktur Bangunan yang Diduga Peninggalan Majapahit
TRIBUNJATIM.COM/AMINATUS SOFYA
Sejarawan Kota Malang, Dwi Cahyono, saat melihat langsung struktur bangunan yang diduga peninggalan kerajaan masa lalu, Rabu (6/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan belum memutuskan mengeskavasi lokasi penemuan struktur bangunan yang diduga peninggalan peradaban masa lalu di kawasan pembangunan Tol Malang-Pandaan, Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Kepala BPCB Trowulan, Andi Muhammad Said mengatakan keputusan eskavasi menunggu kajian tim yang kini ditugaskan meninjau lokasi penemuan.

"Belum tau apakah dilakukan eskavasi atau tidak. Menunggu kajian tim yang ditugaskan," kata Andi ketika dikonfirmasi TribunJatim.com, Kamis (7/3/2019).

Struktur Bangunan yang Diduga Peninggalan Era Kerajaan Majapahit Ditemukan di Malang

Situs Pemukiman Ksatria Majapahit Ditemukan di Mojokerto, Ada Pecahan Porselen Hingga Pondasi Rumah

Ia menambahkan, jika melihat foto batu-batu yang digunakan pada bangunan, bentuknya mirip dengan batu-bata pada era kerajaan Majapahit.

"Ukuran batanya menyerupai bata masa Majapahit dan terlihat ada struktur yang masih intak," ucapnya.

Sejarawan Kota Malang, Dwi Cahyono mengatakan, penemuan struktur bangunan di kawasan Tol Malang-Pandaan perlu ditindaklanjuti dengan melakukan eskavasi.

Diperkirakan, struktur bangunan serupa tersebar di kawasan tersebut dan dapat menjadi petunjuk teka-teki peradaban di Malang bagian timur.

"Jadi biarlah temen-temen BPCB Trowulan kerja dulu supaya jelas apakah ini ada hubungannya dengan jejak peradaban masa lalu di Malang Timur," kata Dwi, Rabu (6/3/2019).

BPCB Kembali Temukan Situs Purbakala Majapahit setelah Melakukan Ekskavasi

Di GOR Majapahit Mojokerto, Prabowo Ucapkan Sumpah: Pantang Mundur, Sebelum Petani Tersenyum

Senada dengan Andi, Dwi juga mengatakan, batu-bata yang dipakai di struktur bangunan tersebut mirip dengan batu-bata yang digunakan era Kerajaan Majapahit.

Dugaan dia, struktur bangunan yang ditemukan adalah anak tangga sebuah rumah di Desa Pamintihan pada masa kepemimpinan Aryya Surung.

"Berdasarkan prasasti Pamintihan, desa Pamintihan yang pusatnya ada di Madyopuro itu luas dan bisa saja sampai ke Sekarpuro. Dan di kawasan ini (lokasi temuan) itu desa besar, makanya ditemukan benda lain seperti guci, koin dan pusaka emas," katanya.

Penemuan struktur bangunan yang diduga peninggalan peradaban masa lalu itu bermula dari unggahan warga di sosial media.

Penemuan itu bermula dari proses eskavasi kawasan yang rencananya akan menjadi jalur Tol Malang-Pandaan.

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved