DLHK Keprasi Tanaman di Sepanjang Jalan Utama Kota Sidoarjo

Pohon-pohon yang berdiri di sepanjang jalur utama Kota Sidoarjo sedang menjadi sasaran Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo.

DLHK Keprasi Tanaman di Sepanjang Jalan Utama  Kota Sidoarjo
M Taufik/Surya
Petugas DLHK saat mengepras ranting pohon di jalan Jenggolo menggunakan skylift. Pengeprasan ini untuk mengantisipasi pohon tumbang dan ranting patah saat ada angin kencang datang. 

 TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Pohon-pohon yang berdiri di sepanjang jalur utama Kota Sidoarjo sedang menjadi sasaran Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo.

Tanaman di sepanjang jalan dari Waru sampai Porong itu jadi sasaran untuk dilakukan pengeprasan. "Ini sebagai antisipasi agar saat ada angin kencang, tidak sampai ada korban" kata Kepala DLHK Sidoarjo Sigit Setyawan.

Ya, angin kencang memang kerap terjadi sepanjang musim hujan. Selama ini, beberapa peristiwa angin kencang mengakibatkan pohon tumbang, atau rantingnya patah di jalan.

"Yang dikhawatirkan itu, pohon tumbang atau ranting patah menimpa pengendara yang sedang melintas, mengenai kendaraan parkir, atau mengenai warga," sambung Sigit kepada Tribunjatim.com.

Sebagai langkah antisipasi, DLHK mengepras ranting tanaman di sepanjang jalur utama. Salah satu titik perantingan tanaman yaitu di Jalan Jenggolo. Tepatnya di depan stadion Jenggolo.

Untuk memangkas dahan pohon yang tinggi, petugas DLHK menggunakan skylift. Dengan alat itu, petugas bisa menjangkau dahan hingga ketinggian lebih dari tiga meter.

Menurut Sigit Setyawan, perantingan tanaman dikerjakan sejak awal bulan Maret ini. Perantingan di sepanjang jalan utama dikerjakan setiap hari. Sasarannya, ranting dan cabang pohon yang terlalu panjang.

Kamar Kebanjiran, Mbah Sainah Pilih Digendong Plt Bupati Trenggalek Gus Ipin

Pohon Tumbang Dekat Kantor PMK Buduran Sidoarjo, Arus Lalu Lintas Tersendat Satu Jam

Syahrini dan Luna Maya Dulu Sempat Berteman, Iwet Ramadhan Ungkap Kondisi Hubungan Mereka Kini

Proses pengeprasan ranting itu ditargetkan sudah rampung bulan depan. Harapannya seluruh tanaman lindung sudah aman, meski ada angin kencang datang.

Sigit berharap, warga bisa ikut berpartisipasi dalam perantingan. Misalnya mengusulkan pada DLHK titik-titik perantingan.

"Kalau memang pohon perlu dipangkas, usulkan ke DLHK. Akan kami datangi untuk dikepras," jelasnya.(ufi/TribunJatim.com).

Penulis: M Taufik
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved