Peredaran Narkoba Semakin Memprihatinkan, HMI Jatim Dorong Semua Kabupaten dan Kota Punya BNNK

HMI Jatim mendorong pemerintah kabupaten/kota membentuk Badan Narkotika Nasional Kabupaten/Kota (BNNK) bagi yang masih belum mempunyai BNNK.

Peredaran Narkoba Semakin Memprihatinkan, HMI Jatim Dorong Semua Kabupaten dan Kota Punya BNNK
ISTIMEWA
Ketua Badko HMI Jatim, Yogi Pratama dengan Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Badan koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jatim mendorong pemerintah kabupaten/kota untuk membentuk Badan Narkotika Nasional Kabupaten/Kota (BNNK) bagi yang masih belum mempunyai BNNK.

Hal ini penting, karena menurut Ketua Badko HMI Jatim, Yogi Pratama, peredaran Narkoba di Indonesia termasuk di Jatim semakin memprihatikan.

Dengan adanya BNNK tersebut pencegahan dan pemberantasan terhadap penyalahgunaan dan peredaran Narkoba bisa ditingkatkan.

Empat Pelaku Yang Akan Pesta Narkoba Diciduk Polsek Sukolilo, Konsumsi Sabu Demi Tambah Stamina

Selama Dua Bulan, 89 Tersangka Narkoba Diringkus Polres Jombang dalam 2 Bulan

"Apalagi pengguna maupun pengedar Narkoba itu hampir 90 persen anak-anak muda dan orang-orang yang masih pada usia produktif," kata Yogi, Rabu (6/3/2019), saat dihubungi TribunJatim.com usai bersilaturahmi dengan Kapolres Gresik, AKBP Wahyu Sri Bintoro.

Selain itu, Yogi menilai perlu lebih ditingkatkannya lagi adanya institusi penerima wajib lapor (IPWL) yang dikhususkan bagi korban penyalahgunaan Narkoba.

"Mereka ini perlu direhabilitasi, nanti yang melayani adalah para sabtipeksos," ucapnya.

Dengan begitu, tidak semua pengguna Narkoba diproses secara hukum yang bisa  membuat lapas semakin overload.

Yogi juga memberikan apresiasi kepada Kinerja dari Polres Gresik atas keseriusannya dalam memberantas peredaran Narkoba.

Kasus Andi Arief Bukti Peredaran Narkoba Kian Memprihatikan, Maruli : UU Narkotika Perlu Direvisi

Ia menyebutkan dalam kurun waktu kurang lebih 12 hari terakhir, Polres Gresik sudah berhasil mengungkap 67 kasus dan menangkap 70 orang dalam kasus Narkoba.

"Ini merupakan salah satu bentuk keseriusan Kapolres Gresik dalam memerangi kasus Narkoba," kata Yogi.

Hal tersebut, lanjut Yogi sesuai dengan komitmen Badko HMI Jatim yang akan berperan aktif untuk turut serta dalam memerangi kasus Narkoba yang telah disampaikan ke BNNP Jatim beberapa waktu yang lalu di kantor BNNP Jatim.

"Tapi di sisi lain, penangkapan kasus Narkoba di Gresik ini juga menunjukkan bahwa Jatim benar-benar darurat Narkoba," kata Alumni Universitas Jember ini.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved