PKL Depan Monumen PETA Blitar Direlokasi ke Pusat Kuliner Maret Ini

Pemkot Blitar segera merelokasi pedagang kaki lima (PKL) di Jl Sudanco Supriyadi, tepatnya di depan Monumen PETA dan PKL di Jalan Sumatera.

PKL Depan Monumen PETA Blitar Direlokasi ke Pusat Kuliner Maret Ini
Surya/samsul hadi
PKL Depan Monumen PETA Blitar Direlokasi ke Pusat Kuliner Maret Ini 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Pemkot Blitar segera merelokasi pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Sudanco Supriyadi, tepatnya di depan Monumen PETA dan PKL di Jalan Sumatera. Sejumlah PKL di dua lokasi itu rencananya dipindah ke bangunan pusat kuliner di Jl A Yani.

Wakil Ketua Paguyuban PKL di Jl Sudanco Supriyadi, Slamet (50) mengatakan sudah mendapat sosialisasi dari Pemkot Blitar terkait rencana pindah ke pusat kuliner. Sesuai rencana, para pedagang pindah ke pusat kuliner akhir Maret 2019.

"Tiga hari lalu, para pedagang dikumpulkan di kantor Disperindag. Sosialisasi terkait rencana pindah ke pusat kuliner," kata Slamet, Kamis (7/3/2019).

Uji Keaslian Video Viral, Polisi Akan Panggil Saksi Perekam Insiden Penamparan Satpol PP Surabaya

Menurut Slamet jumlah PKL di Jl Sudanco Supriyadi hanya 11 pedagang. Para pedagang setuju pindah ke pusat kuliner. Sesuai rencana, pedagang diminta pindah ke pusat kuliner akhir Maret 2019 ini.

"Rencananya akan ada syukuran sebelum pindah pada 24 Maret 2019," ujar warga Kelurahan Bendogerit itu.

Sebenarnya, kata Slamet, para pedagang minta ke Pemkot Blitar agar proses pindah diundur setelah Lebaran 2019. Sebab, bulan-bulan ini, para pedagang butuh uang untuk Lebaran dan biaya anak sekolah. Tetapi, dari Pemkot tidak menyetujui permintaan pedagang. Pemkot tetap menginginkan pedagang pindah mulai akhir Maret 2019.

"Sebentar lagi Lebaran dan pendaftaran sekolah. Biasanya kami butuh uang untuk itu. Makanya, kami minta agar proses pindah diundur sampai habis Lebaran. Karena jualan di tempat baru sama dengan babat dari awal lagi," kata pria yang sudah 10 tahun berjualan di Jl Sudanco Supriyadi itu.

Hasil Persebaya Vs Persib Bandung, Bermain Spartan, Persebaya Bungkam Maung Bandung 3-2

Kepala Rutan Kelas I Surabaya Tertarik Rekrut Ahmad Dhani Masuk Grup Band di Medaeng

Dikatakannya, para pedagang menempati kios di pusat kuliner secara gratis. Tetapi, biaya pindah ke pusat kuliner ditanggung sendiri oleh pedagang.

"Kalau tempatnya gratis, kami disuruh menempati saja," katanya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar, Arianto mengatakan ada dua lokasi PKL yang akan dipindah ke pusat kuliner. Yaitu, PKL di Jl Sudanco Supriyadi dan PKL di Jl Sumatera sisi utara. Disperindag sudah mensosialisasikan rencana relokasi ke para PKL.

"Mereka sudah setuju pindah akhir Maret 2019 ini," kata Arianto.

Dikatakannya, Jl Sudanco Supriyadi dan Jl Sumatera sisi utara merupakan kawasan bebas PKL. Pemkot Blitar sebenarnya sudah lama ingin merelokasoli sejumlah PKL di dua lokasi itu. Hanya saja, sebelum merelokasi para PKL, Pemkot menyiapkan tempat dulu untuk para pedagang.

"Pembangunan pusat kuliner baru selesai akhir 2018 lalu. Kami baru bisa merelokasi para PKL tahun ini," ujarnya. (sha/TribunJatim.com).

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved