Uji Keaslian Video Viral, Polisi Akan Panggil Saksi Perekam Insiden Penamparan Satpol PP Surabaya

Dalam waktu dekat tim penyidik akan panggil seorang saksi perekam video insiden penamparan yang dialami Petugas Satpol PP Krembangan Utara.

Uji Keaslian Video Viral, Polisi Akan Panggil Saksi Perekam Insiden Penamparan Satpol PP Surabaya
ISTIMEWA
Penggalan gambar dalam video viral penamparan anggota Satpol PP Kelurahan krembangan Utara, Rabu (13/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com,  Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dalam waktu dekat tim penyidik akan panggil seorang saksi perekam video insiden penamparan yang dialami Petugas Satpol PP Krembangan Utara Rianda Harendino.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Urusan Pembinaan Operasional (Kaur Bin Ops) Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Iptu Rony Faslah, untuk memastikan keotentikan video berdurasi 1 menit 53 detik yang mendadak viral menggegerkan warga Surabaya (15/2/2019).

"polisi hanya ingin mencari kejelasan bahasanya memang benar video tersebut diambil langsung di TKP," katanya saat ditemui TribunJatim.com di kantornya, Rabu (6/3/2019).

Hasil Visum Tak Buktikan Penganiayaan, Polisi Gunakan Pasal Lain Jerat Pelaku Penamparan Satpol PP

Terkait Video Viral Penamparan Petugas Satpol PP Krembangan Utara, Polisi Akan Periksa Saksi Keenam

Memastikan otentisitas video viral tersebut dinilai penting, apakah video tersebut utuh berdurasi sekian menit atau telah mengalami proses editing sebelum disebar.

Bilamana hasil dari penyidik membuktikan bahwa video tersebut ternyata sempat melalui proses editing, sehingga membuat keutuhan adegan yang terekam di dalamnya diragukan.

Maka, video tersebut statusnya sebagai alat bukti dinilai gugur.

"Bila video yang beredar tersebut adalah bukan video secara real, berarti itu tersebut tidak bisa mewakili sebagai alat bukti," lanjutnya.

Rony mengakui, sejauh ini video singkat yang menjadi viral di media sosial itu merupakan alat bukti utama yang digunakan oleh pelapor.

"Kalau video itu utuh bisa jadi alat bukti atau petunjuk yang mengarahkan pada kejelasan nilai hukum kasus ini," tandasnya.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved