Selundupkan Narkoba ke Indonesia, WNA Asal Malaysia Ini Dapat Honor Kurir Sebesar Rp 21 Juta

M. Fakaruddin (32), Warga Negara Asing (WNA) Malaysia tertangkap tangan menyelundupkan sabu-sabu seberat satu kilogram via Bandara Juanda.

Selundupkan Narkoba ke Indonesia, WNA Asal Malaysia Ini Dapat Honor Kurir Sebesar Rp 21 Juta
SURYA/MOHAMMAD ROMADONI
Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia tertangkap tangan menyelundupkan narkoba via Bandara Juanda. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - M. Fakaruddin (32), Warga Negara Asing (WNA) Malaysia tertangkap tangan menyelundupkan sabu-sabu seberat satu kilogram via Bandara Internasional Juanda. 

Tersangka asal Lot 982 Kampung Lubok Stol 17200 Rantau Panjang Kelantan Malaysia itu menyembunyikan narkoba di dalam wadah speaker yang di bungkus kardus.

Dirresnarkoba Polda Jatim, Kombes Pol Sentosa Ginting Manik mengatakan tersangka merupakan kurir narkoba yang membawa sabu-sabu dari Malaysia ke Jawa Timur.

Selundupkan Sabu-sabu di Dalam Speaker, WNA Asal Malaysia Tertangkap Polisi di Bandara Juanda

Jelang Lawan Persela, Arema FC Gelar Latihan di Lapangan UM, Berikut Daftar Pemain yang Absen 

Tersangka disuruh oleh sesorang bernama Kacung di Malaysia untuk mengantarkan paket narkoba tersebut.

"Peran tersangka adalah sebagai kurir mengantarkan narkoba hingga sampai di Bandara Juanda. Tersangka tidak tahu di dalam kardus itu berisi narkoba," ujarnya di Mapolda Jatim, Jumat (8/3/2019).

Ginting menjelaskan apabila berhasil tersangka dijanjikan akan diberi uang 6000 Ringgit atau setara nilai tukar rupiah ke ringgit Malaysia Rp 3.500 berarti dijumlahkan senilai Rp 21 Juta.

Guru yang Dilaporkan Cabuli Murid SDN Kauman 3 Malang Berpotensi jadi Tersangka Pekan Depan

Kabar Terbaru Reino dan Syahrini, Aisyahrani Bongkar Rencana Bulan Madu dan Keberadaan Mereka Kini

Uang itu baru bisa diterima tersangka apabila sudah berada di Malaysia.

"Tersangka hanya dijanjikan diberi uang belum menerimanya di dalam dompetnya hanya ada uang satu ringgit," jelasnya.

Dikatakan Ginting, pihaknya menduga penyelundupan narkoba dari Malaysia ini masih terkait jaringan peredaran narkoba di Jawa Timur.

Saat ini pihaknya masih melakukam pemeriksaan terhadap tersangka untuk mengungkap jaringan pengedar narkoba ini.

"Dari catatan Imgirasi tersangka baru satu kali datang ke Indonesia," ujarnya.

Terkait perbuatannya itu tersangka melanggar tindak pidana mengimpor atau memasukkan narkotika dari luar negeri ke wilayah pabeanan Indonesia pasal 113 ayat (2) dan memiliki, menyimpan, menguasai narkotika golongan 1 sebagaimana pasal 112 ayat (2) UU Nomor 5 tahun 2009 tentang Narkotika. (Surya/Mohammad Romadoni)

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved