DLHK Sidoarjo Sesalkan Banyak Reklame dan APK Dipaku di Pohon

Kasie Teknis Keindahan dan Dekorasi Kota DLHK Kabupaten Sidoarjo prihatin banyak reklame dan alat kampanye yang terpasang terpaku di pohon.

DLHK Sidoarjo Sesalkan Banyak Reklame dan APK Dipaku di Pohon
SURYA/AHMAD FAISOL
Bawaslu menghentikan sekaligus menurunkan ratusan APK dinilai melanggar aturan setelah diikatkan ke pohon dengan kawat, 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan.

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Kasie Teknis Keindahan dan Dekorasi Kota DLHK Kabupaten Sidoarjo prihatin banyak reklame dan alat kampanye yang terpasang  di pohon.

Kasie Teknis Keindahan dan Dekorasi Kota DLHK Kabupaten Sidoarjo, Agus Basuki mengatakan, sebenarnya ada peraturan Bupati terkait perlindungan pohon.

"Peraturan Bupati No. 29 Tahun 2018 tentang Perlindungan Pohon. Dimana di dalamnya mengatur tentang pohon. Termasuk larangan memaku pohon," jawabnya saat dihubungi TribunJatim.com, Sabtu (09/03/2019).

Agus Basuki  merasa prihatin dengan tindakan memaku atau melukai pohon sembarangan. Karena nantinya pohon tersebut perlahan akan kering dan mati.

"Kalau sudah mati, lama lama akan rapuh dan tumbang. Sebaiknya alat peraga kampanye atau reklame dipasang menggunakan dudukan sendiri," tambahnya kepada Tribunjatim.com.

Sampai Oktober 2018, Ada 11.125 Reklame Insidentil Dicopot Paksa Satpol PP Kota Surabaya

Gubernur Jatim Khoififah Ingin Menarik Pasar Internasional ke Indonesia

Pelit Bicara, Mulan Jameela Akui Bingung Jawab Apa Terkait Hukum, Ahmad Dhani Minta Seperti Ini

Agus mengatakan pihaknya juga telah diajak rapat dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Dan dari hasil rapat tersebut, apk dilarang ditempel di pohon.

Ia mengatakan apk termasuk dalam bagian reklame. Dimana telah diatur dalam peraturan sendiri. Yaitu Peraturan Bupati No. 81 Tahun 2017 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Reklame.

Dan di dalam peraturan tersebut tertera bahwa pihak yang berhak menindak adalah Satpol PP.

"Oleh karenanya ketika melakukan perantingan pohon, kita tak berani mencopot apk yang terpaku di pohon. Karena itu kewenangan Satpol PP. Tapi kita selalu berkoordinasi dengan Satpol PP untuk mencopot apk yang menancap di pohon," pungkasnya.

Sebelumnya, banyak banner caleg yang menempel di pohon pinggir jalan di Sidoarjo yang membuat pemandangan kota Sidoarjo terkesan kotor.

Berdasarkan pantauan TribunJatim.com, Rabu (20/02/2019), ada beberapa pohon peneduh jalan yang banyak dipasangi banner dengan berbagai ukuran tersebut.

Yaitu di daerah Jalan Brigjen Katamso dan Jalan Letjen S. Parman, Waru, Sidoarjo.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved