Wanita ini Lega, Kedua Anaknya Diasuh Pejabat Pemkot Surabaya

Risya Amalia (12) dan Qintania Aurelia Sahada (6), mendengarkan wejangan dari Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini,

Wanita ini Lega, Kedua Anaknya Diasuh Pejabat Pemkot Surabaya
habibur rohman/ surya
BERI MOTIVASI - Walikota Surabaya Tri Rismaharini memotivasi undangan usai penyerahan buku tabungan di Graha Sawunggaling Surabaya, Sabtu (9/3/2019). Santunan pada anak Yatim piatu ini merupakan hasil dari donasi ASN Pemkot Surabaya sebagai bagian dari program orang tua asuh. 

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Wajah Sulistyawati (37) tampak sumringah. Sambil mendampingi kedua anaknya, Risya Amalia (12) dan Qintania Aurelia Sahada (6), mendengarkan wejangan dari Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, ia menceritakan kegembiraannya bisa mendapat bantuan dari Pemerintah Kota Surabaya.

"Anak-anak ini sudah tidak ada bapaknya, jadi ya saya senang sekali bisa dapat santunan. Saya lega, sangat merasa terbantu, terima kasih banyak (Pemkot Surabaya) karena sudah membantu," ujar warga Kandangan ini saat acara penyerahan buku tabungan kepada anak yatim, piatu, dan yatim piatu program orang tua asuh di Graha Sawunggaling, Sabtu (9/3/2019).

Ibu tiga anak ini pun berharap, nantinya bantuan bisa meluas, karena menurutnya masih banyak anak-anak di lingkungannya yang membutuhkan bantuan.

Sulistyawati yang tinggal di eks lokalisasi Moroseneng ini, merupakan satu di antara orang tua yang anak-anaknya diasuh oleh pejabat Pemkot Surabaya.

Luapan Air Bengawan Solo, Banjir di Lamongan Meluas Capai 16 Desa di 5 Kecamatan, 481 Rumah Terendam

Jadi Soundtrack Film Captain Marvel, 9 Lagu Ini Ternyata Populer di Era 90-an, Pernah Dengar?

Update Prostitusi Online, Berkas Perkara Mucikari Vanessa Angel Masih Nyangkut di Polda Jatim

Program ini merupakan terobosan baru dari Pemkot Surabaya, yang berawal dari kekhawatiran Risma setelah tahu data bahwa masih banyak anak-anak warga eks lokalisasi yang kekurangan biaya hidup dan yatim piatu.

Bantuan dari para pejabat pemkot itu nantinya akan menanggung uang sekolah, uang saku dan uang makan anak yatim. Sementara ini, anak yatim yang dipilih berasal dari tiga kawasan eks lokalisasi, yaitu eks lokalisasi Sememi, Putat Jaya dan Krembangan.

“Nah, anak-anak ini tentunya membutuhkan uang untuk sekolah. Kadang mereka juga minder saat tidak punya uang saku untuk sekolah, makanya kita perlu bantu,” kata Risma dalam sambutannya.

Menurut Wali Kota Risma, tujuan utama program orang tua asuh ini untuk memberikan kesempatan yang sama kepada anak-anak yatim piatu di Surabaya, supaya mereka bisa berhasil dan sukses seperti anak-anak lainnya. Ia pun yakin bahwa anak-anak yang dibantu para pejabat Pemkot Surabaya ini akan berhasil dan bukan tidak mungkin akan menjadi wali kota, menteri dan bahkan presiden.

“Jadi, kita harus selalu optimis dan jangan pernah pesimis. Jangan karena anak yatim kita merasa tidak bisa sukses. Tunjukkan kepada kami bahwa kalian juga berhak sukses dan berhasil,” tegasnya.

Kepala Bidang Keagamaan dan Swadaya Sosial Dinas Sosial Surabaya M. Januar Rizal mengatakan hingga saat ini ada 154 pejabat Pemkot Surabaya yang menjadi orang tua asuh bagi 163 anak yatim.

Setiap bulan, anak-anak yatim piatu ini akan mendapatkan bantuan untuk uang makan, uang saku dan uang sekolah yang langsung masuk ke rekening mereka masing-masing.

“Nah, jumlah anak yatimnya memang lebih banyak karena ada pejabat yang menjadi orang tua asuh bagi satu sampai tiga anak. Bantuan dari pejabat ini langsung masuk ke rekening anak yatim ini, namanya auto debit,” kata Januar.

Ia memastikan sementara ini memang mengkhususkan bagi anak-anak yang ada di kawasan eks lokalisasi seperti eks lokalisasi Sememi, Putat Jaya dan Krembangan.

Namun, ia mengaku tidak menutup kemungkinan program ini akan terus berkembang hingga mencakup anak yatim di seluruh Kota Surabaya.

“Anak-anak yatim ini umurnya mulai 3 sampai sebelum 18 tahun. Program ini berbeda dengan program permakanan untuk anak yatim, kalau program permakanan untuk anak yatim saat ini sudah mencapai 4 ribuan lebih,” pungkasnya. (del/TribunJatim.com).

Penulis: Delya Octovie
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved