Konsisten Tak Gunakan Mesin Selep, Bakso Mujos Desa Tulungrejo Batu Jadi Langganan Para Wisatawan

Bakso Mujos terkenal dengan tidak menggunakan alat selep atau penggilingan daging untuk membuat pentol.

Konsisten Tak Gunakan Mesin Selep, Bakso Mujos Desa Tulungrejo Batu Jadi Langganan Para Wisatawan
SURYA/SANY EKA PUTRI
Warung bakso mujos di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji. 

Ia pakai media kayu untuk membuat daging ini empuk.

Dan bakso yang ia suguhkan ini tidak disimpan di freezer atau lemari pendingin.

Sehingga ia menyajikan daging segar setiap harinya dan langsung diolah.

Setiap hari daging sapi yang ia jadikan bahan pentol bakso sekitar 5 kilogram.

"Ya saya dan istri subuh itu sudah gepuk-gepuk (memukul) daging biar halus. Paling tidak satu jam buat menghaluskan, baru siang jam 10 saya buka," imbuhnya.

Tidak ada bahan kimia apa pun dalam pengolahan dagingnya.

Satu di antaranya alasan pakai kayu dan tidak pakai mesin ini adalah agar tahan lama empuknya.

Selain menu bakso, yang jadi favorit juga adalah siomay. Di dalam adonan siomay terdapat ampela. Itu yang banyak diburu, bahkan ia tidak sampai sore baksonya laris terjual.

Selain pentol bakso, juga ada gorengan, siomay, tahu goreng, tahu putih, mie kuning. (Surya/Sany Eka Putri)

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved