Power Bank Terbakar di Pesawat Garuda, PT Angkasa Pura Juanda Benarkan

PT. Angkasa Pura I Juanda membenarkan peristiwa terbakarnya power bank yang berada di dalam pesawat Garuda Indonesia.

Power Bank Terbakar di Pesawat Garuda, PT Angkasa Pura  Juanda Benarkan
TRIBUNJATIM.COM/MANIK PRIYO PRABOWO
Sejumlah petugas sedang mempersiapkan pesawat Garuda Indonesia yang akan melakukan take off di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jatim, Kamis (11/1/2018) 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan.

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - PT. Angkasa Pura I Juanda membenarkan peristiwa terbakarnya power bank yang berada di dalam pesawat Garuda Indonesia.

Communication & Legal Section Head, Yuristo Ardhi Hanggoro mengatakan, kejadiannya sendiri terjadi di Terminal 2 (T2) Bandara Juanda. Dan berlangsung Senin (11/03/2019) malam kemarin.

"Power bank tersebut mengeluarkan asap di dalam kabin penumpang pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA 327. Dengan tujuan Surabaya - Cengkareng," jawabnya kepada TribunJatim.com, Selasa (12/03/2019).

Ia mengatakan jadwal penerbangannya sendiri 19.35. Namun saat penumpang on board 19.40, ternyata muncul kepulan asap dari dalam pesawat.

"Seketika itu juga petugas Airport Rescue and Fire Fighting langsung mengevakuasi para penumpang dan kru pesawat. Setelah diselidiki bersama teknisi dari Garuda Maintenance Facility (GMF) ternyata kepulan asap tersebut berasal dari power bank yang berada di tas kabin milik seorang penumpang yang duduk di kursi 28 C," tambahnya.

Seketika itu juga petugas langsung melakukan pemeriksaan terhadap penumpang dan pesawat.

Hotman Paris Sentuh Bahu Luna Maya Saat Dengar Lirik Aku Tanpamu, Lihat Reaksi Mantan Reino Barack

Kuasa Hukum Ahmad Dhani Sebut Saksi Ahli Tidak Kompeten, JPU Bakal Datangkan 2 Saksi Ahli Lagi

Ada Situs Purbakala, Jasa Marga Pandaan-Malang Geser Ruas Jalan Tol KM 37 ke Bantaran Sungai Amprong

"Pesawat dinyatakan laik terbang sekitar pukul 20.00. Dan penumpang boarding kembali sehingga pesawat baru terbang pukul 20.33. Namun dari manifes, pesawat yang awalnya mengangkut 161 penumpang, setelah boarding kembali ternyata 9 penumpang batal terbang. Sehingga hanya 152 penumpang saja yang melanjutkan penerbangan," bebernya.

Dari hasil pemeriksaan, power bank berkapasitas 10.000 mAh tersebut diduga dipakai untuk mengisi daya lalu kepanasan kemudian mengeluarkan asap.

"Tidak ada korban jiwa. Hanya menunda jadwal penerbangan pesawat sekitar 1,5 jam saja," pungkasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved