Berkah TMMD, Rumah Nenek Renta di Lamongan ini Diperbaiki TNI

Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke 104 di Kabupaten Lamongan benar - benar mencuri perhatian masyarakat.

Berkah TMMD, Rumah Nenek Renta di Lamongan ini Diperbaiki TNI
surya/Hanif Manshuri
Rumah Mbah Sawur yang mendapatkan sentuhan program TMMD, 

 TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke 104 di Kabupaten Lamongan benar - benar mencuri perhatian masyarakat.

Salah satu sasarannya adalah perbaikan rumah rusak parah tak layak huni.

Seorang nenek renta yang bertahun-tahun hidup di rumah yang tak layak huni hanya berlantai tanah dan atap genting yang bocor.

Mbah Sawur (70) warga Desa Kelorarum, Kecamatan Tikung Lamongan Jawa Timur adalah wanita tua yang memperolah berlah TMMD.

Kondisi bangunan rumah Mbah Sawur mulai teras depan hingga belakang, rapuh.

"Kalau hujan gentingnya bocor semua, dindingnya," tutur Mbah Sawor kepada Tribunjatim.com.

Tak hanya blandar, usuk dan reng genting yang rapuh dimakan usia, dinding rumah dari papan kondisinya juga keropos.

Sudah puluhan tahun Mbah Sawor menghuni rumah dengan kondisi seperti ini. Namun apa daya, kemiskinan yang dialaminya membuatnya harus menerima kenyataan apa adanya.

Perampok Ini Kembalikan Uang Rampasan Setelah Kasihan Lihat Saldo ATM Milik Korban

Desy Ratnasari 8 Tahun Pacaran dengan Irwan Mussry, Adakah Trauma dalam Menjalin Hubungan?

Loloskan Juve ke Perempat Final Liga Champions, Ronaldo Selamatkan Uang 890 Miliar Rupiah

Jika hujan turun, bocor dimana - mana, dan lantai menjadi basah. Mbah Sawor hanya hidup seorang diri, karena anak - anaknya sudah berumah tangga dan hidup lepas dari Mbah Sawor, dan tinggal di luar kota.
Kebutuhan hidup Mbah Sawor dipenuhi dari hasil sawahnya yang luasnya tak seberapa. Atau dari hasil buruh tani.

"Selama ini kondisi Mbah Sawur hidup sebatang kara," ungkap Kepala Desa Kelorarum, Sucipto.

Sawur seorang janda, sementara anak dan saudara-saudara Mbah Sawur tinggal jauh di luar Lamongan. Untuk kebutuhan makan kesehariannya, mbah Sawur mengandalkan dari hasil buruh tani.

"Buruh tani tidak jauh - jauh, hanya di para tetangga sini aja," kata Sucipto kepada Tribunjatim.com.

Setelah rumahnya disentuh renovasi pada program TMMD yang ditangani ratusan anggota TNI.
Mbah Sawur luar biasa syukurnya. Bisa tersenyum dan tidur nyenyak.

Mbah Sawur mengaku terharu dan mengucapkan terimakasih kepada TNI yang memperhatikan kehidupannya.

“Nggih remen, mergi griyo kulo didandosi," kata Mbah Sawur.

Ia mengakui seperti mimpi saja, dan tidak pernah terpikir bahwa akan mendapat bantuan rehab rumah.
Sementara itu, Komandan SSK Satgas TMMD, Kapten ARM Yudhi K mengatakan, rumah Mbah Sawur akan dibangun permanen dan sangat layak dihuni.

"Bahkan tak hanya rumah yang di bedah, isi rumah nantinya juga akan dipenuhi," katanyan

Kini rumah sudah mulai dibedah, Mbah Sawur untuk sementara tinggal di rumah tetangga yang tak jauh dari rumah Mbah Sawur.

Sementara, Dandim 0812 Lamongan, Letkol Arh Sukma Yudha Wibawa, menyampaikan rumah Mbah Sawur adalah satu diantara 25 rumah yang mendapat program TMMD 2019.

Ke 25 rumah tidak layak huni itu, dipilih melalui survei dan kajian yang matang dengan pendukung data valid.
Rumah Mbah Sawur, tidak hanya di bedah, tapi semua isi perabot rumah tangga, mulai furniture, kursi, springbed, peralatan dapur, peralatan kamar tidur, peralatan kamar mandi juga dilengkapi.

Ada tambahan kandang peternakan di belakang rumah Mbah Sawur. Kandang ini akan bisa menjadi tambahan penghasilan bagi Mbah Sawur.

Sasaran TMMD ke-104 tahun 2019 di Lamongan ada dua, yaitu fisik dan non fisik.(TribunJatim.com/Hanif Manshuri)

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved