OTT Ketua Umum PPP

Kronologi OTT Ketua PPP Romahurmuziy di Surabaya, Rommy Sempat Kabur saat Dijemput KPK di Restoran

Tim KPK mulai aksinya sekitar pukul 07.00 sebelum akhirnya meringkus Romahurmuziy atau Rommy. Ketua Umum PPP itu sempat kabur dari restoran.

Kronologi OTT Ketua PPP Romahurmuziy di Surabaya, Rommy Sempat Kabur saat Dijemput KPK di Restoran
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ketua Umumm PPP Romahurmuziy atau yang akrab disapa Romy keluar gedung KPK Jakarta memakain rompi tahanan usai diperiksa oleh penyidik, Sabtu (16/3/2019). Romahurmuziy ditahan oleh KPK usai ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan suap seleksi jabatan di Kementerian Agama. 

TRIBUNJATIM.COM, JAKARTA - Ketua Umum PPP, Romahurmuziy atau Rommy, telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait seleksi pengisian jabatan pimpinan tinggi di Kementerian Agama (Kemenag).

Rommy terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Surabaya, Jumat (15/3/2018).

Rommy diringkus bersama dua orang lainnya yakni Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi, dan Kepala Kantor Wilayah Kemenang Jawa Timur, Haris Hasanuddin.

Tersangka suap Kemenag, Ketua Umum PPP Romahurmuziy.
Tersangka suap Kemenag, Ketua Umum PPP Romahurmuziy. (Kompas.com)

Kronologi OTT terhadap Rommy bermula pada pukul 07.00 WIB, saat itu tim KPK mendapat informasi bahwa sekitar pukul 07.00 akan ada penyerahan uang dari Muafaq Wirahadi (MFQ) ke Rommy di Hotel Bumi Surabaya.

Diduga terjadi penyerahan uang dari Haris Hasanuddin (HRS) kepada Rommy melalui Amin Nuryadin (ANY), asisten Rommy.

PPP Jatim Usulkan Khofifah Sebagai Ketua Umum PPP, Alasannya ini

Ruangan Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur Disegel Oleh KPK

Shireen & Zaskia Sungkar Bongkar Lemari Melly Goeslaw, Temukan Koleksi Unik hingga Baju Saat Muda

Setengah jam kemudian, tim mendapatkan bukti adanya dugaan penyerahan uang.

Tim juga meringkus Muafaq Wirahadi dan sopirnya bersama Abdul Wahan (AHB) yang merupakan calon DPRD Kabupaten Gresik dari PPP. Mereka diamankan di Hotel Bumi Surabaya.

Dari Muafaq Wirahadi, tim KPK mengamankan uang Rp 17,7 juta dalam amplop putih.

Setelah itu tim mengamankan ANY yang telah memegang sebuah tas kertas tangan dengan logo salah satu bank yang beirisikan uang Rp 50 juta.

Selain itu dari ANY juga diamankan uang Rp 70.200.000. Sehingga total uang yang diamankan ANY Rp 120.200.000.

Halaman
12
Editor: Adi Sasono
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved