Misteri Nama di Senjata hingga Arti Simbol Jari Penembak Masjid Selandia Baru saat Digelandang

Pria usia 28 tahu yang dilaporkan berasal dari Grafton, Australia itu juga sempat membuat simbol dengan jari tangan ke awak media saat sidang.

Misteri Nama di Senjata hingga Arti Simbol Jari Penembak Masjid Selandia Baru saat Digelandang
kolase Tribunnews, NZ Herald via Daily Mail UK
Gestur Brenton Tarrant kolase rekamannya saat melancarkan aksi 

Pria usia 28 tahu yang dilaporkan berasal dari Grafton, Australia itu juga sempat menunjukkan tangan ke awak media saat sidang.

TRIBUNJATIM.COM - Aksi ekstrim dan biadab yang terjadi di Masjid Al Noor, Christchurch di Selandia Baru, Jumat (15/3/2019) masih menimbulkan duka mendalam.

Sebanyak kurang lebih 40 orang tewas akibat tragedi.

Pasca penangkapan Brenton Tarrant, pelaku teror yang menembaki jamaah di Masjid Selandia Baru, foto dan video aksinya menyebar.

Termasuk foto yang diduga senjata laras panjang milik Brenton Tarrant yang digunakan membantai puluhan orang itu.

Dalam foto yang beredar tersebut, senjata pelaku dipenuhi banyak tulisan menggunakan tinta putih.

Gerak-gerik Tak Biasa Pembantai 49 Warga Selandia Baru Saat Diadili, dari Ekspresi hingga Tatapannya

Pengedar Narkoba Asal Gresik Dituntut 5 Tahun Penjara, Tak Hanya Konsumsi Tapi Jual Belikan Sabu

Senjata laras panjang yang digunakan teroris Selandia Baru
Senjata laras panjang yang digunakan teroris Selandia Baru (Wartakota Live)

Antara lain bertuliskan "Refugees Welcome to Hell" atau pengungsi selamat datang di neraka

Dikutip dari Wartakota Live, Brenton menuliskan kalimat dan nama-nama orang kontroversial.

Siapa saja mereka? Simak ulasannya:

1. Anton Lundin-Pettersson. Pria ini adalah pelaku penyerangan sebuah sekolah yang dihuni banyak anak-anak imigran di Swedia karena alasan rasis. Dalam penyerangan tersebut, Anton menewaskan seorang guru dan siswa.

Halaman
1234
Penulis: Ignatia
Editor: Adi Sasono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved